Home / Daerah / 3 Desa Di Reok Barat Siap Mendapatkan Air Minum Bersih

3 Desa Di Reok Barat Siap Mendapatkan Air Minum Bersih

94 Kali dibaca
IMG-20180712-WA0000

Bagikan Halaman ini

Ruteng, penanusantara.com – Kebutuhan air minum bersih menjadi hal yang vital bagi masyarakat. Dalam menjawab persoalan itu Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui dinas Pekerjaan Umum (PU) mengadakan proyek pembangunan air minum bersih. Ditargetkan tahun ini air tersebut bisa dialiri ke rumah warga 3 desa di kecamatan Reok Barat.

Selasa, 10 Juli 2018 kemarin, Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus, SH, MH meninjau lokasi pengeboran cadas Golo Lete di kampung Cekas, Desa Sambi Kecamatan Reok Barat. Golo Lete merupakan jalur yang akan dilewati oleh pipa air minum bersih dari sumber mata air Wae Tengku Dila, Loce menuju Sambi Kecamatan Reok Barat.

Karena elevasi yang menyulitkan aliran air–Golo Lete lebih tinggi dari sumber mata air–maka harus dilakukan pengeboran sepanjang sekitar 150 meter dengan kedalaman 80 meter.

Proses pengeboran sudah dilakukan sejak akhir tahun 2017.

Ketika melakukan peninjauan, Bupati Manggarai Deno Kamelus dan rombongan menyaksikan secara langsung proses pengeboran tersebut. Para tenaga kerja serta operator tampak serius menyelesaikan pekerjaan mereka. Dua alat berat pemecah batu dioperasikan di lokasi itu.

Dihadapan para jurnalis, tokoh adat dan masyarakat yang hadir, Bupati Manggarai menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kemajuan pengerjaan proyek ini.

“Pengeboran Cadas ini sudah hampir selesai. Yang dibutuhkan di Manggarai ini adalah semangat membara. Kita doakan tahun ini, air minum bersih ini sudah bisa sampai di Sambi,” paparnya. Ditambahkannya, “Dengan mengambil air dari Wae Tengku Dila di Loce untuk masyarakat di Ibukota Kecamatan Reok Barat di Sambi, Desa Loce, dan Desa Kajong, solusinya adalah bor cadas,” jelas  Bupati Deno.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Manggarai, Empang Adil Adrianus, menjelaskan bahwa jarak antara sumber air dengan Golo Lete adalah empat kilometer.

“Dari sumber air ke tempat ini kurang lebih 4 km. Kita bor supaya bisa bawa ke kantor camat dan daerah sekitarnya. Biayanya dari swakelola, dananya 200 juta, tapi belum pas karena biaya operasional alat berat sangat mahal. Pengerjaannya sudah dilakukan mulai tahun 2017 akhir,” paparnya.

Assisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Ir. Ketut Suastika, Assisten Administrasi Umum Drs. Angglus Angkat, Camat Reok Barat dan sejumlah pejabat lainnya ikut dalam peninjauan tersebut.

Sehari sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati Manggarai bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah melaksanakan agenda Berkantor di Desa Nggalak Kecamatan Reok Barat. Peninjauan di Golo Lete adalah rangkaian kegiatan dua hari di Kecamatan Reok Barat.

Bupati Deno Kamelus juga berkesempatan menghadiri rangkaian ritual adat Kebeng Mbaru Gendang di Rejeng.

Kons Hona, Pito Atu

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini