Home / Daerah / 8 Kabupaten di NTT Terima VSAT Untuk Akses Internet Gratis

8 Kabupaten di NTT Terima VSAT Untuk Akses Internet Gratis

136 Kali dibaca
IMG-20181204-WA0002

Bagikan Halaman ini

Ruteng, penanusantara.com – Sembilan puluh sembilan titik di delapan Kabupaten di Pulau Flores, Lembata dan Alor, Nusa Tenggara Timur, menikmati akses internet gratis.

Hal ini merupakan bentuk perjuangan Komisi I DPR RI, Dr. Andreas Hugo Pareira untuk penambahan lokasi VSAT kepada pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) direalisasikan.

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) NTT 1 itu menjelaskan terdapat 99 titik VSAT di delapan Kabupaten di Pulau Flores .

“Masing-masing tersebar di Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Barat, Flores Timur, Lembata dan Alor. Dengan rincian di Kabupaten Sikka terdapat 19 titik pemasangan VSAT,  Kabupaten Ende terdapat 25 titik, Kabupaten Nagekeo terdapat 12 titik, Kabupaten Ngada terdapat 5 titik, Manggarai Barat 9 titik, Kabupaten Flores Timur terdapat 5 titik, Lembata 20 titik dan di Pulau Alor sebanyak 4 titik,” ujarnya melalui pesan Whatsapp yang diterima media ini, 4 Desember 2018.

Politisi PDI-P itu menuturkan VSAT tersebut sudah mulai didistribusi ke delapan Kabupaten sejak Minggu pertama bulan Desember 2018. Dan  dapat digunakan kata dia, pada Minggu kedua di bulan yang sama.

“Very Small Aparature Terminal (VSAT) merupakan stasiun penerima sinyal dari satelit. VSAT berfungsi untuk menerima dan mengirim data ke satelit sehingga dapat meneruskan sinyal (internet) tersebut ke titik-titik yang sudah ditentukan. Ukurannya tidak lebih dari 3 meter dan berbentuk seperti piringan bulat,” terang Andreas Hugo kepada Penanusantara.com

Penambahan VSAT ini sambung dia, lahir dari aspirasi masyarakat dan tenaga honorer di NTT  yang berjumlah 6.532 orang.

“Kegiatan ini dalam rangka melanjutkan aspirasi dari 2.602 orang tenaga pendidikan, 7 orang tenaga kesehatan, tenaga penyuluh sebanyak 7 orang dan tenaga teknis atau administrasi lainnya sebanyak 3.916 orang. Mereka menyampaikan aspirasi bertatap muka dengan masyarakat. Hal ini juga merupakan usulan yang disampaikan melalui Dinas Kominfo setempat,” cetusnya.

Anggota DPR RI Dapil NTT 1 ini menjelaskan Aspirasi itu diteruskan dan diperjuangkan oleh dirinya ke Kementerian Komunikasi dan Informatika RI secara langsung maupun melalui rapat-rapat di Komisi I DPR RI.

Ia pun mengapresiasi pihak BAKTI Kemkominfo sehingga proses pembangunan VSAT di delapan kabupaten ini dapat berjalan lancar dan relatif cepat.

“Semoga dengan kehadiran VSAT ini, pelayanan masyarakat khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan dapat berjalan semakin baik,” pintanya.

AHP meminta masyarakat setempat dapat memanfaatkan kehadiran VSAT ini untuk kebutuhan lain seperti berbisnis online atau sekedar untuk mencari informasi.

Kons Hona, Pito Atu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini