Home / Daerah / Advetorial : Mama Selvi Latih Komunitas Tenun Timor Usai Perkenalkan Tais di Belanda

Advetorial : Mama Selvi Latih Komunitas Tenun Timor Usai Perkenalkan Tais di Belanda

134 Kali dibaca
hhh

Bagikan Halaman ini

Atambua, penanusantara.com – Mama Selviana Boi Dao adalah salah satu pengrajin tenun di Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL.

Dia baru kembali dari Negara Belanda setelah memperkenalkan Tenun Ikat Belu ke komunitas internasional di Belanda beberapa waktu lalu bersama dengan Ketua Dekranasda Belu dan rombongan.

Kini, Mama Selviana Boi Dao dipercayakan oleh Pemda Belu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk melatih ibu-ibu di Kabupaten Belu.

Salah satu kelompok tenun yang dilatihnya yaitu Komunitas Tenun Timor di Kelurahan Manumutin.

Kabid Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Belu, Maria Erni Ganggas kepada kepada Wartawan mengatakan, pihaknya menunjuk Selviana Boi Dao sebagai instruktur dalam pelatihan itu mengingat pengalamannya dalam menenun hasilnya sudah diterima komunitas Internasional.

 “Mama Selvi itu sudah punya pengalaman dan kemampuan yang bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Belu untuk memberdayakan ibu-ibu para pelaku tenun yang lain,” ujarnya.

Lanjut Erni, tujuan kegiatan pelatihan ini lebih fokus pada pewarnaan alam untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang bagaimana cara meningkatkan kualitas kain tenun ikat yang dihasilkan.

Sehingga peserta pelatihan dapat menciptakan produk kain tenun yang berkualitas dan dapat meningkatkan kesejahteraan peserta yang adalah pelaku tenun.

“Kegiatan pelatihan ini sendiri, akan berlangsung selama tiga hari mulai hari ini, Rabu 18 sampai dengan hari Jumat tanggal 20 Desember 2019,” pungkasnya.

Sementara itu Mama Selvi dalam kegiatan itu mengatakan, pelatihan yang diberikan di antaranya praktek peramuan bahan–bahan alami untuk pewarnaan alam yakni pencampuran bahan alam, dilanjutkan dengan perminyakan dan perendaman dengan warna yang diinginkan, kemudian penjemuran serta penggulungan benang.

“Kita mau supaya hasil tenun kita kualitasnya bagus sehingga bisa diterima di pasar terutama pecinta tenun,” jelas Selvi.

Pendamping Komunitas Tenun Timor, Albertina Da Gama, dalam pelatihan itu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Instruktur Mama Selvi yang telah memberikan pelatihan pewarnaan alam bagi Komunitas Tenun Timor.

“Saya mengucapkan limpah terima kasih pada pihak Dinas dan mama Selvi yang sudah berkenan membantu kami dan semoga bermanfaat nantinya, sehingga hasil tenun kami kualitasnya lebih baik lagi dari sebelumnya,” pintanya.

Untuk diketahui, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, diikuti  26 kelompok tenun lainnya yang ada di Belu.

Hadirnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan memberikan fasilitas tenun kepada peserta kelompok yang hadir.(Advetorial Pemkab Belu)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini