Home / Daerah / Advetorial : ODP Bertambah Jadi 31 Orang, Pemkab Imbau Warga Berdiam Diri di Rumah

Advetorial : ODP Bertambah Jadi 31 Orang, Pemkab Imbau Warga Berdiam Diri di Rumah

21 Kali dibaca
13

Bagikan Halaman ini

Atambua, penanusantara.com Update data monitoring dari 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu hingga Rabu (1/4/2020) pukul 14.00 WITA jumlah pelaku perjalanan berisiko dalam pantauan sebanyak 508 orang dan Orang Dalam Pemantauan sebanyak 31 orang.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi Covid-19 nihil.

Demikian disampaikan Kadis Komunikasi dan Informatika Kab Belu selaku Koordinator Komunikasi dan Informatika, Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si melalui release yang diperoleh penanusantara.com, Rabu (1/4/2020).

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjalankan pola hidup sehat, berdiam diri di rumah saja,

Atau senantiasa menjaga jarak fisik apabila terpaksa bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Terkait Informasi perkembangan data monitoring dan penanganan Covid-19, secara berkala Gugus Tugas akan merilis melalui website http://www.belukab.go.id, http://www.kominfo.belukab.go.id dan http://www.protokol.belukab.go.id serta media sosial Dinas Kominfo Kab Belu dan media sosial Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu sehingga masyarakat dihimbau untuk bijak jika mendapatkan data dari sumber lain.

Pemerintah juga menghimbau agar masyakarat Kab Belu senantiasa bijak menggunakan media sosial, terutama dalam situasi seperti ini.

“Hindari menyebarluaskan berita atau informasi yang belum diverifikasi kebenarannya, hindari membuat dan menyebarkan hoax, serta percaya hanya pada media mainstream dan sumber berita terpercaya. Lindungi diri, lindungi sesama,” pungkas Johanes. (advetorial pemkab belu)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini