Home / Daerah / Advetorial : Positif Masih Nihil, Pemkab Wajibkan Warga Pakai Masker

Advetorial : Positif Masih Nihil, Pemkab Wajibkan Warga Pakai Masker

21 Kali dibaca
13

Bagikan Halaman ini

Atambua, penanusantara.com – Hingga saat ini Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL masih berstatus “aman” lantaran tidak ada yang dinyatakan positif coronavirus disease 2019 (covid-19) alias nihil.

Meski demikian warga diminta tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan serta diwajibkan mengenakan masker saat keluar rumah.

Demikian Kadis Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu selaku
Koordinator Komunikasi dan Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin dalam rilis data yang diperoleh penanusantara.com, Kamis (9/4/2020).

Dijelaskannya, update data monitoring dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu hingga Kamis, 9 April 2020 Pukul 14:00 WITA jumlah Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan sebanyak 812 orang menurun sebesar 17 orang dari jumlah kemarin sebanyak 829 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 55 orang, berkurang 18 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP hari ini 37 orang.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, berdiam diri dirumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19, diminta agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri. Lindungi diri, lindungi sesama.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker.

Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

“Informasi untuk masyarakat terkait update data monitoring dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu akan dirilis setelah selesai pelaksanaan ibadah Jumat Agung,” pungkas Johanes. (advetorial pemkab belu)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini