Akibat Takut, 50 Lebih Kepsek Minta Perlindungan Hukum

  • Whatsapp
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com- Akibat takut atas Laporan Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terhadap 122 Kepala Sekolah (Kepsek) di Polda NTT soal penghambatan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) beberapa waktu lalu.

Sebanyak 50 lebih Kepala Sekolah di kota kupang mendatangi Polres Kupang Kota pada Rabu, (08/02) guna melakukan konsultasi serta meminta perlindungan hukum terkait masalah yang saat ini sedang dihadapi mereka.

Read More

banner 300250

Menurut Kasat Reskrim Polres Kupang Kota
Akp Lalu Musti Ali kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (08/02), Kedatangan 50 lebih kepala sekolah bersama kuasa hukum mereka guna konsultasi dan meminta perlindungan hukum atas laporan Relawan Jokowi ke Polda NTT dan juga ada beberapa kepala sekolah yang merasa diancam oleh orang tua siswa akibat tidak memberikan surat keterangan kepada siswa penerima PIP.

“Iya ada sekitar 50 an lebih kepala sekolah yang datang untuk konsultasi dan meminta perlindungan hukum kepada kami karena mereka merasa diancam oleh orangtua siswa serta terkait laporan relawan Jokowi ke Polda NTT,” ujar Ali

Dikatakan Ali, Pihaknya meminta kepada mereka untuk memberikan laporan secara tertulis atas persoalan ini sehingga pihaknya akan menindaklanjuti apakah ada unsur tindak pidana atau tidak.

“Kami minta mereka berikan laporan secara tertulis, biar kami bisa lihat apakah ada unsur tindak pidana atau tidak,” katanya

Lanjut Ali, Sesuai Rencana Pihak Kepala Sekolah besok, Kamis 09 Februari 2017 akan kembali ke Polres Kupang Kota untuk memberikan laporan secara tertulis.
“Besok mereka datang lagi, karena tadi mereka konsultasi saja dan belum ada laporan sehingga besok mereka datang dengan laporan tertulis,” tutur Ali. (Pito)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *