Andri Aseleo : Dalam Wirausaha Pemuda Katolik Harus Terapkan Semangat Cinta Kasih

  • Whatsapp
banner 468x60

Maumere, penanusantara.com – Sebagai kader Pemuda Katolik yang ingin berwirausaha harus bisa menerapkan semangat cinta kasih sehingga dapat memberikan rasa damai dan membangun kesejahteraan bagi semua, keluarga dan sesama.

Demikian disampaikan oleh Dewan pembina Pemuda Katolik komisariat cabang Kabupaten Sikka, Andri Aseleo pada saat memberikan materi bisnis dalam sprit Katolik pada Rakercab Pemuda Katolik, Sabtu (29/07/2017) lalu di Hotel Wailiti, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka.

Read More

banner 300250

Menurutnya, Dalam ajaran Katolik semua yang ingin berwirausaha harus memiliki etika dan norma. Etika dan norma yang perlu diterapkan dalam kehidupan semua orang nantinya seperti, penghormatan kepada martabat manusia, penguasaan diri, keadilan, solidaritas dan kemurahan hati, janji harus dipenuhi, tidak mencuri, dan ekonomi kebutuhan manusia dan melayani manusia serta berbagai kasih.

Selain itu, Ditambahkannya dalam berwirausaha akan selalu saja terjadi konfilik. Ketika konfilik itu terjadi dalam spritualitas Katolik semua harus bisa selesaikan secara musyawarah mufakat tanpa harus melakukan kekerasan.

“Kita sebagai pengusaha nantinya harus bertanggung jawab terhadap sesama, demi sebuah kesejateraan. Pengusaha juga harus peduli dengan lingkungan di sekitar kita. Ada sebuah kewajiban moral bagi mereka yang berhasil dalam usaha untuk peduli dengan nasib mereka yang kurang beruntung karena dalam Katolik dikenal dengan berbagi kasih,” tandasnya

Pemilik Hotel Wailiti Maumere ini juga menambahkan, Dalam berwirausaha semua sebagai pengusaha Katolik tidak diperkenankan untuk mencuri, menipu, membayar upah yang tidak adil dan memeras kepada orang lain karena dalam berwirausaha kita selalu dengar ada pengusaha yang mempermainkan harga dan pengusaha Katolik selalu mengambil keuntungan sebesar-besarnya serta tidak menekankan harga yang tidak adil.

“Saya yakin sekali kalau kita berwirausaha dengan menjalankan norma dan etika sesuai dengan spriatualitas Katolik dan menerapkan rasa cinta kasih sesama kita pasti semua akan berjalan dengan baik dan akan memberikan rasa aman kepada siapa pun di lingkungan kita masing-masing,” imbuhnya

Ia menambahkan, dalam memenuhi kebutuhan dalam organisasi Pemuda Katolik ini organisai ini harus perlu tinggalkan proposal untuk meminta dana kepada pihak lainnya. Pemuda Katolik harus sudah mulai untuk berwirausaha, biar usaha yang dilakukan kecil tetapi sudah memulai melakukan usaha. Pemuda Katolik bisa melakukan kerjasama dengan pihak lain. Organisasi Pemuda Katolik harus memiliki komitmen dan kepercayaan kepada orang lain.

“Organisasi Pemuda Katolik yang ingin berwirausaha tentu yang harus dipegang teguh adalah komitmen dan janji yang harus ditepati karena kepercayaan seseorang sangat mahal,“ tegasnya

Angga, Pito Atu

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *