Anggota DPRD Ende Oktavianus Moa Mesi, Optimis Perjuangkan Pemekaran Kecamatan Ende

  • Whatsapp
banner 468x60

Ende, penanusantara.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dapil II Kabupaten Ende Fraksi Nasdem, Oktavianus Moa Mesi, Optimis perjuangkan pemekaran Kecamatan Ende,

“Sebagai anggota DPRD Dapil II yang meliputi Kecamatan Ende, saya sangat mendukung upaya pemekaran ini. Dengan kewenangan yang kita miliki, saya akan berusaha semaksimal mungkin agar pemekaran itu bisa terjawab,” ungkap Vian saat melakukan reses di Aula Kantor Camat Ende, Jumat 6 Mei 2021.

Read More

banner 300250

Menurutnya, Kecamatan Ende memiliki 32 Desa yang memiliki letak geografis yang sangat berjauhan, sehingga sangat menyulitkan masyarakat untuk mengurus segala urusan administrasi.

Anggota DPRD Dapil II itu menjelaskan, upaya pemekaran Kecamatan baru itu bukan atas kepentingan kelompok tertentu untuk komoditas politik, Namun sebuah upaya untuk kepentingan umum, dalam hal mendekatkan pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat lainnya.

Hal yang sama juga disampaikan anggota DPRD Fraksi Partai Hanura, Stefanus Bidi menjelaskan, perjuangan pemekaran Kecamatan Ende sudah terjadi sejak tahun 2006 silam, di masa jabatan Bupati Pulinus Domi.

“Apa yang kami perjuangkan hari ini bukan merupakan keinginan, tetapi sebuah kebutuhan. Sehingga kita bicarakan lagi untuk kepentingan agar masyarakat mendapatkan kejelasan dari upaya tersebut,” ungkap Stefanus Bidi.

Menurutnya, jika pemekaran ini berhasil, maka akan berdampak positif bagi masyatakat.

“Seperti pelayanan publik, kesehatan dan urusan administrasi yang selama ini sangat menyulitkan masyarakat,”ujarnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat, khususnya Kepala Desa dan para tokoh untuk menjadi lilin yang menerangi pikiran masyarakat agar dapat menyelesaikan masalah teknis yang ada di lapangan.

Sementara itu Ketua Pemekaran Kecamatan, Herman Reo mengatakan, Kecamatan Ende merupakan wilayah yang sangat luas. Sehingga upaya pemekaran Kecamatan baru perlu dilakukan.

Sebagai panitia, pihaknya sudah cukup maksimal dalam melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terkait upaya pemekaran kecamatan baru. Namun dia mengakui bahwa masyarakat memiliki sejumlah kendala seperti SDM dan kebutuhan secara finansial.

“Namun kami yakin dan percaya bahwa dengan semangat dan kebersamaan yang dibangun untuk pendekatan pelayanan semuanya akan terselesaikan,” ucapnya.

Dia menambahkan, terkait lahan dan lokasi kecamatan yang akan dimekarkan, pihaknya telah melakukan pembicaraan, dan tidak terdapat persoalan apapun.

“Yang terpenting adalah seluruh persoalan baik secara administrasi, persyaratan, maupun teknis, seperti pemilik lahan baik milik masyarakat maupun adat, harus diselesaikan secara clear, agar tidak timbul persoalan di kemudian hari,” tandasnya. *(Torres)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *