Home / Daerah / Bentuk Kepedulian dan Cegah Wabah Covid-19, Raja Kewar Gelar Ritual Adat

Bentuk Kepedulian dan Cegah Wabah Covid-19, Raja Kewar Gelar Ritual Adat

347 Kali dibaca
Perwakilan Keluarga - Yanuarius Asa. (Foto: Hengki Mao)
Perwakilan Keluarga - Yanuarius Asa. (Foto: Hengki Mao)

Bagikan Halaman ini

Atambua, penanusantara.com – Dalam mencegah penyebaran Covid – 19 yang saat ini sangat meresahkan masyarakat di seluruh Nusantara maupun dunia serta bentuk kepedulian. Ama Nai ( Raja) Kewar dan anggota keluarganya menggelar ritual adat dengan penyembelihan hewan di lokasi pusat perkebunan Bei Zakar, Desa Kewar, Kecamatan Lamaknen, Senin (20/04/20).

Ritual adat itu dilakukan dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran suspeck Virus Corona/Covid-19.

Perwakilan Keluarga,Yanuarius Asa menuturkan kegiatan ritual adat yang digelar ini merupakan bentuk kepedulian Nai Kewar dan keluarga.

”Ritual adat yang kita laksanakan pada hari ini dengan tradisi adat, kita menyembelih hewan (Babi) sebagai persembahan bagi para leluhur untuk membantu kita, membentengi diri kita dan keluarga serta anggota masyarakat yang ada di kenaian ( kerajaan)  Desa Kewar pada khususnya dan Kecamatan Lamaknen pada umumnya dari penyebaran Covid-19 yang saat ini meresahkan Nusantara dan dunia,” katanya seperti dilansir METROTIMOR.ID

Ket Foto : Ritual Adat yang di gelar Raja Kewar. (Foto: Hengki Mao)

Ket Foto : Ritual Adat yang di gelar Raja Kewar. (Foto: Hengki Mao)

Dirinya yakin wabah Virus Corona ini tidak akan menyebar ke Desa Kewar dan sekitarnya oleh karena sudah diberikan petunjuk pada usus hewan yang sudah disembelih.

“Saya yakin bahwa Virus Corona ini tidak akan menyebar ke wilayah Lamaknen pada khususnya Desa Kewar oleh karena sudah turun temurun mulai dari leluhur hingga saat ini tradisi menyembelih hewan ini sering kita laksanakan sebagai kurban bagi para leluhur dalam rangka memohon perlindungan agar membentengi kita dari berbagai wabah dan penyakit lainnya,” ungkap Yanuarius Asa.

Dia  pun menghimbau kepada  masyarakat atau warga untuk tetap berada di rumah dan ikuti anjuran dari Pemerintah, jauhkan diri dari keramaian dan selalu mencuci tangan apabila pulang dari bepergian. (METROTIMOR.ID/Kominfo Belu)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini