Home / Dunia / BODIES OF BORDERS Tampil Perdana di Jakarta, Wakil Bupati Belu Ose Luan Beri Apreasi

BODIES OF BORDERS Tampil Perdana di Jakarta, Wakil Bupati Belu Ose Luan Beri Apreasi

199 Kali dibaca
ddd

Bagikan Halaman ini

Atambua, penanusantara.com – Wakil Bupati Belu Drs. J. T. Ose Luan menghadiri pementasan perdana tari kontemporer bertitel: IBUIBU BELU: BODIES OF BORDERS di Komunitas Salihara, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020).

Wabup Belu, JT. Ose Luan pada kesempatan itu memberi apresiasi kepada Ekos Dances Co. yang telah menginisiasi penampilan tarian likurai di komunitas Salihara.

Dirinya mendukung rencana Ekos Dances Co. yang akan melakukan tour Likurai ke Asia, Australia dan Eropa. “Terima kasih untuk Ekos Dances Co. Kami beri apresiasi yang tak terhingga,” paparnya.

Wabup Ose Luan berharap, upaya ini terus berjalan kedepan, sehingga masyarakat internasional kian mengenal likurai sebagai salah satu peradaban masyarakat Belu yang bertahan hingga kini.

Perhatian Koreografer Eko Supriyanto terhadap tarian Belu, kata Wabup Ose Luan, sangat luar biasa dalam hal menggali juga memperkenalkan likurai. Besar harapan likurai kian mendunia dan Belu sebagai pemilik peradapan itu kian dikenal untuk dikunjungi dalam waktu-waktu mendatang.

Untuk diketahui, tarian yang diangkat dari ritual dan tarian Likurai Belu ini dibawakan oleh 6 penari dari Kabupaten Belu-semuanya perempuan-dengan koreografer Dr. Eko Supriyanto, maestro tari dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Karya ini mengeksplorasi gerak, irama, nyanyian, dan tenun (kain tradisi setempat). Melalui materi-materi tersebut Eko menciptakan bentuk-bentuk manifestasi tari Likurai yang mengandung ciri khas masyarakat Timor saat ini yang terpisah secara politik, antara NTT dan Timor Leste.

Ingatan tersebut menubuh dalam enam penari setempat – salah satunya berasal dari Timor Leste – dan sejarah kehidupan mereka yang diekspresikan dalam Likurai. Kedua hal tersebut secara paradoks menunjukkan bahwa tubuh menghadapi tantangan batas-batas politik, namun dalam waktu yang sama juga mengalami keterpisahan.

Pementasan yang berlangsung selama 2 hari yaitu 6-7 Pebruari ini mendapatkan sambutan yang luar biasa dari penonton. Terbukti, tiket masuk teater dengan kapasitas 300 kursi di tempat pementasan seni ini sudah sold out sejak beberapa hari yang lalu.

Pementasan ini merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Belu dengan Ekos Dance Co. dan didukung oleh Asia TOPA (Melbourne, Australia), SPRING Festival (Utrecht, Belanda), Teater Im Pumpenhaus (Munster, Jerman), TPAM – Performing Arts Meeting in Yokohama (Yokohama, Jepang), Komunitas Salihara (Jakarta, Indonesia), Ratnasari Langit Pitu (Jakarta).

Setelah penampilan di Komunitas Salihara, IBUIBU BELU: BODIES OF BORDERS dijadwalkan akan memulai tur dunianya di Asia, Australia, dan Eropa sepanjang tahun 2020.

Dalam kesempatan yang dihadiri juga oleh Anggota DPRD Kab Belu Frans Zaka ini, Wakil Bupati Belu didampingi oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab Belu, Jonisius R. Mali, SH, Kadis Kominfo Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si, Kadis Pariwisata Fredik Bere Mau, ST, Kabag Umum Yustinus Loko. (Advetorial Pemkab Belu)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini