Home / Polkam / Bunuh Diri di Jembatan Liliba, Pria Asal Adonara ini Ternyata Pernah Kuliah di Poltekkes Kupang

Bunuh Diri di Jembatan Liliba, Pria Asal Adonara ini Ternyata Pernah Kuliah di Poltekkes Kupang

1622 Kali dibaca
IMG_20200114_141852

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Pria asal Adonara, Adolf Pradianto Kia Koli (24) ditemukan tewas di jembatan Liliba, Kelurahan Liliba, Kota Kupang, NTT, Senin (13/1/2020), sekitar pukul 17.00 wita.

Adolf diduga kuat stres karena sakitnya tak kunjung sembuh. Selama di Kupang, Adolf tinggal bersama tantanya di Perumahan Puri Rahayu Blok E2 Liliba. Untuk bertahan dari sakit yang selama ini dideritanya, korban setiap hari mengkonsumsi obat yang disarankan dokter.

Informasi yang dihimpun wartawan, Adolf merupakan mahasiswa aktif di kampus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kupang. Adolf tercatat sebagai mahasiswa jurusan keperawatan angkatan tahun 2018.

Dalam perjalanan, Adolf diketahui menderita sakit. Ia pun mengajukan permohonan cuti untuk menjalani perawatan.

“Korban masih aktif sebagai mahasiswa, tetapi cuti karena sakit,” ujar sumber terpercaya media ini yang enggan namanya dipublikasikan, Senin (13/1/2020).

Sebelumnya, paman korban, Donatus Nama Samon mengaku mendapat telepon dari ibu korban soal kepergian korban tanpa pamit dari rumah. Kepadanya, ibu korban melaporkan jika korban keluar dari rumah sejak Minggu 12 Januari sekitar pukul 18.00 wita.

Senin 13 Januari pagi, ia kembali dihubungi ayah korban dari Flores Timur. Ia dikabarkan jika sepeda motor korban ditemukan di ujung jembatan Liliba. Saat itu, keluarga mengira korban dibawa temannya. Tak ada sedikitpun firasat buruk tentang korban.

Keluarga pun bersepakat menunggu di lokasi sepeda motor korban yang terparkir. Mereka berharap, teman korban segera mengantarnya pulang.

Namun, karena korban tak kunjung datang, keluarga memutuskan untuk turun mengecek korban di bawah jembatan Liliba. Sekitar pukul 17.00 wita, korban akhirnya ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan.

“Dikira temannya jemput untuk jalan-jalan. Kami tidak ada firasat apa-apa sebelumnya. Tapi saat dilaporkan sepeda motor ditemukan di ujung jembatan, saya mulai gelisah dan berharap tidak ada kerumunan orang di jembatan. Ternyata korban kita temukan sudah meninggal,” tuturnya kepada wartawan, Senin (13/1/2019).

Ia mengaku, korban selama ini mengidap sakit yang tak kunjung sembuh. “Korban memang sudah lama sakit,” katanya.

Proses evakuasi korban yang bunuh diri di jembatan Liliba, Senin (13/1) / Foto: Ola Keda

Proses evakuasi korban yang bunuh diri di jembatan Liliba, Senin (13/1) / Foto: Ola Keda.

Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Ulli untuk divisum. Keluarga menolak jenazah diotopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah. (Dian/ar)

Foto : Adolf Pradianto Kia Koli (ist)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini