Home / Nasional / Bupati Manggarai : Ben Mboi Adalah Referensi Kita Semua

Bupati Manggarai : Ben Mboi Adalah Referensi Kita Semua

325 Kali dibaca
IMG-20180321-WA0034

Bagikan Halaman ini

Jakarta, penanusantara.com – Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus, SH, MH hari Senin (19/3) kemarin menghadiri peringatan 1000 hari dr. Ben Mboi, Gubernur NTT periode 1978-1988 asal Manggarai.

Acara yang dilaksanakan di Gedung Yustinus Unika Atamajaya Jakarta tersebut diisi dengan dua agenda yakni Misa yang dipimpin Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Soeharyo, dan Penandatanganan Hibah Koleksi Perpustakaan Ben Mboi kepada Universitas Katolik Atmajaya.

Menurut Bupati Deno Kamelus, ia menghadiri dua agenda tersebut mewakili Pemerintah Kabupaten Manggarai dan seluruh jajarannya serta masyarakat Manggarai secara keseluruhan.

Kepada Tim Humaspro Manggarai melalui sambungan telepon, Bupati Manggarai mengatakan dirinya bersyukur karena berkesempatan menghadiri acara dimaksud.

“Saya bersyukur karena bisa menghadiri acara ini. Bapak Ben Mboi adalah referensi bagi kita semua. Dirinya telah memberi inspirasi dalam banyak hal,” ujarnya.

Menurutnya, ada tiga hal yang membuat Ben Mboi layak menjadi referensi.

“Pertama, beliau adalah orang yang tulus. Menjadi dokter, kemudian menjadi dokter tentara bahkan terjun ke medan perang, lalu menjadi Gubernur NTT, semua dilakukannya dengan tulus. Hal kedua, dia menginspirasi banyak orang karena dikenal sebagai pejabat yang tetap membaca buku di tengah kesibukannya. Koleksi bukunya banyak dan beragam. Semangat ini harus jadi semangat kita semua terutama generasi muda agar gemar membaca karena buku adalah jendela dunia,” tutur Bupati Manggarai itu.

Selain dua hal tersebut kata dia, Ben Mboi layak menjadi referensi dan menjadi tokoh inspiratif karena sikapnya yang nasionalis.

“Sepanjang pengetahuan saya, Ben Mboi adalah pemimpin yang nasionalis. Dia tidak bersikap primordial, tidak membangun politik identitas, dan dalam tugas pelayanannya. konsentrasi beliau adalah pada pembangunan yang menjangkau semua orang tanpa sekat-sekat primordialisme,” terangnya.

Untuk mengenang keteladanan dan jasa di Manggarai, Pemerintah Kabupaten Manggarai telah memakai nama Dokter Ben Mboi pada Rumah Sakit (BLUD).

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2015 silam RSUD Ruteng telah berganti nama menjadi BLUD dr. Ben Mboi.

“Kita ingin semua orang Manggarai belajar dari keutamaan-keutamaan sikapnya,” jelas Bupati Manggarai Deno Kamelus.

Hibah Buku

Kepada Tim Humaspro Manggarai, Bupati Deno Kamelus menuturkan secara lengkap tentang rangkaian acara yang diikutinya Senin kemarin.

Misa dipimpin oleh Uskup Agung Jakarta dan dalam homilinya Yang Mulia Mgr. Ignatius menghubungkan peringatan Pesta Peringatan St. Yosef tanggal 19 Maret dengan ketulusan sikap Bapa Ben Mboi.

Diceritakannya, istri Ben Mboi melakukan penandatanganan hibah buku.

“Ibu Naf (Nafsiah Mboi, Menteri Kesehatan RI di Era Presiden SBY, red) dalam sambutannya menyampaikan tentang kecintaan suaminya pada buku,” tutur ketua DPD PAN Manggarai tersebut

“Menurut Ibu Naf, saat Bapa Ben Mboi meninggal yang dipikirkannya adalah mewariskan buku-buku tersebut agar membawa manfaat besar. Maka dipilihlah Unika Atmajaya,” cerita Bupati Deno meniru ucapan Nafsia Mboi

Sementara itu, Rektor Unika Atmajaya Jakarta Dr. Agustinus Prasetyantoko menyampaikan ucapan terima kasih atas dihibahkannya 22.800 judul buku koleksi Ben Mboi.

“Rektor Atamajaya menerima hibah tersebut dengan senang hati karena Atamajaya sedang membangun jurusan baru yakni public policy. Kebetulan sebagian besar koleksi buku Pak Ben Mboi adalah buku-buku tentang kebijakan publik dalam berbagai bahasa,” kisah Bupati Manggarai tentang rangkaian acara yang diikutinya itu

Kons Hona, Pito Atu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini