Cabub Selvester Banfatin Sehari Tanpa Sirih Pinang

  • Whatsapp
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com – Tradisi makan sirih pinang adalah warisan budaya Indonesia yang dilakukan dengan mengunyah bahan-bahan bersirih seperti pinang, sirih, gambir, tembakau dan kapur.

Sirih Pinang telah menjadi suatu simbol bagi masyarakat adat Nusa Tenggara Timur (NTT) umumnya dan khususnya Kabupaten Kupang dan sekitarnya.

Read More

banner 300250

Ada cerita lucu tentang makan sirih-pinang. Seorang Calon Bupati (Cabub) Kabupaten Kupang Selvester Banfatin mampu menahan diri selama sehari untuk tidak mengkonsumsi siri pinang. Selvester Banfatin dikenal dengan pemakan sirih pinang setiap harinya, hingga pada proses pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) W.Z. Johanes Kupang, Kamis, (11/01/2018). Selvester Banfatin harus izin sehari untuk tidak mengkonsumsi sirih pinang.

Menurut Selvester Banfatin, Kebiasaan makan sirih pinang sudah dikenal sejak lama oleh Dirinya dan sudah menjadi konsumsi sehari-harinya selain memakan nasi.

Jelas Banfatin bahwa budaya memakan sirih pinang pada masyarakat Kabupaten Kupang sudah menjadi budaya yang tidak mengenal umur, ras, pangkat, golongan. Hal tersebut menjadi kebiasaan yang mengakar kuat dalam masyarakat sehingga dapat mempererat tali persaudaraan dalam keseharian kehidupan masyarakatnya.

Dirinya berharap agar kebiasaan ini harus tetap dijaga dan dilestaarikan asalkan tidak merugikan orang lain.

Seperti diketahui, Masyarakat Kabupaten Kupang pada umumnya sangat menggemari makan sirih pinang. Orang tua sampai ke anak-anak menggemarinya. Namun kebanyakkan adalah orang tua paruh baya sampai kepada kakek-nenek sangat menyukai makanan yang satu ini.

Pito Atu

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *