Home / Pendidikan / Capai Hasil Kelulusan Yang Membanggakan, SMA Kristen Mercusuar Kupang Hargai Proses

Capai Hasil Kelulusan Yang Membanggakan, SMA Kristen Mercusuar Kupang Hargai Proses

357 Kali dibaca
IMG-20180505-WA0002

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Pengumuman hasil kelulusan Sekolah Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) secara serentak di seluruh Indonesia, SMA Kristen Mercusuar Kupang kembali mencapai hasil kelulusan yang sangat membanggakan, yakni lulus 100 persen.

Kebahagian dan kebangaan bagi segenap siswa-siswi, orangtua, dan para tenaga pendidik ini dipadukan dalam ibadah syukuran yang dilangsungkan di Swiss Berlin-Kristal Hotel, Selasa (03/5/2018).

Untuk mengawali segala rangkaian acara pengumuman dan pelepasan lulusan tahun 2018. SMA Kristen Mercusuar menggelar ibadat bersama yang dipimpin secara langsung oleh pendeta Hendrik RihadiPdt. Hengky Abineno, M. Th.

Kepala Sekolah SMA Kristen Solemann Dapa Taka dalam sambutannya mengajak semua yang hadir saat itu untuk bersyukur atas pengunguman dan pelepasab 57 orang siswa SMA Kristen Mercusuar Kupang angkatan ke 16.

Menurut Mann, acara pengumuman hasil UN seperti ini sudah biasa dilaksanakan sejak angkatan pertama tahun 2005 lalu.

“Sengaja kita kemas seperti ini, karena para siswa harus kita berikan contoh yg baik dan kita beri pembelajaran yg baik bahwa keberhasilan sekecil apapun harus disyukuri secara pantas dan terhormat,” ujarnya

Disampaikannya bahwa Tidak sedikit pengorbanan yg sudah dicurahkan selama anak-anak bersekolah di SMA selama 3 tahun, baik tenaga, pikiran, maupun biaya dan material lainnya. Karena itu, diakhir 1 tahapan penting dalam hidup mereka ini, sangat tidak elok kalau harus dirayakan di jalan, dengan pilox dan cet warna-warni di badan serta kebutan-kebutan dengan kendaraan yg bisa berakibat buruk bagi keselamatan mereka.

Ditambahkan ia bahwa Hasil kelulusan anak-anak sudah diketahui. Sebanyak 57 org peserta Ujian, baik USBN maupun UN semuanya Lulus.

Seperti diketahui, Ditegaskan Ia bahwa yang menentukan kelulusan tahun ini adalah Nilai Ujian Sekolah yang tahun ini sudah ditingkatkan levelnya menjadi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

“Dalam USBN, 25% soal dibuat oleh Kementrian Pendidikan di Jakarta sedangkan 75% dibuat oleh Dinas Pendidikan Provinsi NTT,” tegasnya

“Dari hasil akhir pemeriksaan USBN, saya lihat nilai anak-anak kita sangat bagus. Nilai tertinggi mencapai 90 lebih dan terendah 85. Persis sama dengan batas minimal angka ketuntasan Belajar Minimal yang kita tetapkan untuk kelas XII yakni angka 85. Karena itu, saya dan teman-teman guru cukup bangga dengan prestasi anak-anak, karena tidak sia-sia kita kerahkan segala upaya untuk mempersiapkan mereka sejak jauh-jauh hari,” tambah Mann

Selain itu menurut Mann, Hasil UN, walaupun tidak menentukan kelulusan, kita juga menaruh perhatian yg besar. pihaknya sudah laksanakan pembelajaran yg cukup padat, dari jam 7:30 sampai jam 2:30 siang, kita tambah lagi dengan SP dan Pendalaman materi selama 7 bulan terakhir sejak September tahun lalu sampai Maret.

Lanjut Ia, Secara Nasional, NILAI Rata-rata UN menurun sangat jauh tahun ini dibanding tahun-tahun lalu. Di NTT juga menurun. Untuk Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan Kab TTS, tidak ada sekolah yg masuk 10 besar secara nilai rata-rata Ujian Nasional. Termasuk Mercusuar yg biasanya ada di 2 besar NTT selama ini, ikut turun juga.

“Yang masuk 10 besar kali ini semuanya ada di daratan flores dan pelosok timur pulau Timor,” jelas Ia

Penurunan nilai UN yang merata secara Nasional kali ini, salah satunya disebabkan adanya peningkatan level kesukaran soal dari 10% menjadi 20% yang lebih menekankan pada kemampuan analisis tinggi.

Penyebab lain, adalah menurunnya semangat belajar anak dan dukungan orangtua dan lingkungan akibat nilai UN tidak lagi menentukan kelulusan.

Dijelaskannya lagi bahwa Walaupun hasil UN rata-rata turun untuk semua sekolah, pihaknya masih lumayan bagus dengan nilai rata-rata 50,9. Masih di atas nilai rata-rata Provinsi NTT yang ada di angka 42. angka ini turun 20 poin dari tahun lalu, dan sedikit lebih rendah dari rata-rata Nasional yang ada di angka 53.0 dan rata-rata.

Dalam sambutannya juga ia menyampaikan selamat kepada 3 siswa peserta didik yang membuahkan hasil yang lumayan baik.

“Ada 3 anak yang dapat Nilai tertinggi 88 di Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris atas nama Aristo, Fani dan Tania. Kita berharap, anak-anak yang nilai UNnya bagus, bisa diterima pula di Perguruan Tinggi yg mensyaratkan Nilai UN tinggi seperti yg mereka inginkan,” ucapnya

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih Orangtua atas kepercayaan menitipkan anak-anak nya untuk dibina selama 3 tahun.

Terima kasih juga disampaikan kepada Yayasan untuk kepercayaan menangani sekolah ini sejak tahun 2002,
Anak-anak yang mempercayakan 3 tahun ditangan guru-guru kalian selama ini.

“Hari ini secara formal kami lepaskan kalian, tapi kita tatap satu keluarga. Ingatlah para guru dan dan almamater kalian. Minimal ingatlah mereka dlm doa-doa kalian,” ucapnya lagi

Terima kasih untuk semua prestasi yang kalian pernah ukir selama di Mercusuar. Banyak yang sudah kalian ukir indah yg sudah membuat bangga para orangtua dan para guru di sini. Selamat meneruskan perjalanan kalian meraih masa depan yang cerah yg penuh harapan.

Masyarakat yang turut mendukung dan mendoakan Mercusuar sehingga Mercusuar masih terus mendapatkan tempat khusus di hati yang terdalam masyarakat NTT sehingga masih eksis sampai sekarang.

Terima kasih juga kepada Lurah Naikoten 2 untuk suasana lingkungan yang nyaman untuk anak-anak belajar sekolah di wilayah Bapak.

Sementara itu, Mewakili para siawa dan siswi , Aristo Ndolu dalam pesan dan kesannya bersyukur dan bangga bisa bersekolah di SMA Mercusuar Kupang.

“Terima kasih karena telah memberi kesempatan itu kepada saya dan teman-teman semua,” ujarnya

Menurut ia, mewakili teman-teman angakatan mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, guru dan staf. terima kasih juga kepada orangtua yang telah mendukung mereka untuk sekolah di SMA Mercusuar Kupang.

Aristo juga menyampaikan permohonan maaf kepada bapak ibu guru karena pihaknya anak-anak banyak membuat hal-hal yang tidak menyenangkan, melawan, tidak kerja tugas dan bahkan ada yang bolos.

Sementara itu mewakili para orang tua dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Orangtua menganggap bahwa bukan saja prestasi atau nilai yang didapat melainkan karakter yang harus diutamakan.

Menurutnya, Di sekolah lain juga hari ini sudah mengungumkan kelulusan.

“Kita bisa bertemu mereka di luar, menurut saya mereka tidak menghargai proses pendidikan yang baik, pakaian seragam yang dicoret coret bahkan dirobek robek, itu menandakan bahwa tidak ada penghargaan terhadap proses. oleh karena itu saya berpikir bahwa apa yang dibuat oleh Yayasan Mercusuar Kupang adalah sebuah proses penanaman nilai,” jelasnya

Pito Atu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini