Home / Daerah / DBD di Sumba Barat Berjumlah 22 Kasus

DBD di Sumba Barat Berjumlah 22 Kasus

195 Kali dibaca
Kepala Dinas Kesehatan Sumba Barat (SB) Bonar B.
Kepala Dinas Kesehatan Sumba Barat (SB) Bonar B.

Bagikan Halaman ini

Waikabubak, penanusantara.com – Demam Berdarah Dengue (DBD) sangat menguatirkan masyarakat saat ini, karena dengan banyakanya jumlah kasus yang terjadi di berbagai wilayah.

DBD yang terjadi di Sumba Barat (SB) yang telah ditangani rumah sakit dari tanggal 1 januari sampai 10 Maret 2020 tercatat 22 kasus.

Hal itu dikatakan Bonar B. Sinaga selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat ketika dijumpai awak media di gedung Alfa Omega sesudah rakerda BKKBN, Jumat, (13/03/2020) siang.

“Masyarakat yang terjangkit DBD semua berasal dari wilayah Kabupaten Sumba Barat. dan para pasien yang terjangkit DBD dirawat di dua rumah sakit yaitu RS. Lende Moripa, dan RSUD Waikabubak. dari 22 jumlah kasus DBD yang ditangani rumah sakit, ada 2 pasien di RSUD Waikabubak, sedangkan yang 20 pasien di RS. Lendemoripa,” paparnya.

Sedangkan secara umun para pasien yang terjangkit DBD sudah sembuh dan ada beberapa yang sudah pulang.

Dikatakan Bonar, pihaknya sudah adakan pertemuan dengan semua teman dari kesehatan terkait bagaimana upaya yang dilakukan agar para pasien yang mengalami atau terjangkit DBD dapat ditolong.

Selain itu dirinya sudah arahkan agar setiap rumah sakit betul-betul bekerja sehingga para penderita DBD tidak ada korban jiwa, serta proses pencegahanya harus lebih dini dan dimana sekarang adalah masa-masa puncak kasus DBD dan penularanya lewat nyamuk dan itu yang segerah harus dicegah serta harus betul ditangani agar tidak makan korban jiwa.

“Kami dari kesehatan juga sudah melakukan upaya untuk mencegah DBD yaitu dengan melakukan penyuluhan terkait perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga lingkungan bersih dan pembagian kelambu di masyarakat.

Laporan: Oktavianus Saingu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini