Diduga Cemarkan Nama Baik LVRI dan Ketua Macab, Jacki Uly Minta Polisi Ambil Tindakan Tegas

  • Whatsapp
banner 468x60

Kupang, penanusantara.com – Bulan lalu, tepatnya pada Jumat, 12 Maret 2021, Akun Facebook Ans Dacolo diduga melakukan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik dan telah dilaporkan Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Belu Stefanus Atok Bau ke Polres Belu.

Kepada Penyidik Reserse Kriminal Polres Belu pada Senin, 16 Maret 2021, Stefanus Atok Bau sudah memberikan keterangan tentang tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik yang telah merugikan dirinya dan Lembaga Legiun Veteran Republik Indonesia dan menyerahkan bukti-bukti screanshot postingan akun facebook Ans Dacolo tersebut.

Read More

banner 300250

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pertimbangan DPD LVRI NTT, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Jacki Uly, M.Hum mengatakan, Masalah Stefanus Atok sudah memiliki Keputusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau ingkra, namun masih saja yang ungkit masalah ini berulang ulang, pihaknya akan menuntaskan masalah ini.

Terkait menyebut, LVRI dan kantor LVRI di kilometer 16 Ilegal, ditegaskan Jacky Uly, yang bisa menyatakan LVRI itu Ilegal adalah Pemerintah.

“LVRI yang ada ini resmi adanya, Lembaga Legiun Veteran Republik Indonesia ini disahkan oleh Undang-undang, bagaimana dibilang ilegal,” tegas Anggota Komisi II DPR RI ini, Minggu, 11 April 2021 di Jakarta.

Saya minta Kepolisian harus mengambil tindakan yang sah secara hukum, diantaranya adalah merehabiliti nama baik yang telah dicemarkan, dan menyeret pelaku ke tindakan hukum selanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Akun Facebook Ans Dacolo dilaporkan Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Belu Stefanus Atok Bau dan Ketua Ranting Kecamatan Nanaet Duabesi Rofinus Waik ke Polres Belu.

Laporan itu terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Dalam laporannya itu, Stefanus Atok Bau melaporkan tentang tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik dengan Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Kini, Stefanus Atok Bau sebagai pelapor telah di ambil keterangan beserta para saksi. (Tim)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *