Draf RUU KUHP: Penghina DPR Lewat Sosmed Bisa Dihukum 2 Tahun Penjara

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, penanusantara.com – RUU KUHP mengancam orang yang menghina lembaga negara, termasuk DPR, lewat media sosial dengan hukuman penjara maksimal 2 tahun.

Delik tersebut tertuang dalam Bab IX Tindak Pidana terhadap Kekuasaan Umum dan Lembaga Negara Bagian Kesatu, Penghinaan terhadap Kekuasaan Umum dan Lembaga Negara.

Read More

banner 300250

Pasal 353 RUU KUHP ayat 1 menyatakan orang yang menghina kekuasaan umum atau lembaga negara secara lisan maupun tulisan terancam pidana maksimal 1,5 tahun penjara atau denda maksimal kategori II.

Dalam ayat 2, menyebut ancaman hukuman menjadi maksimal 3 tahun penjara atau denda maksimal kategori III jika turut mengakibatkan kerusuhan di masyarakat.

Lalu dalam ayat 3 menyatakan hanya pihak yang merasa terhina yang bisa menuntut tindak pidana yang tertuang dalam ayat 1.

Melansir nesiatimes.com, Selasa (8/6/2021), ancaman tersebut bisa semakin berat jika menghina melalui media sosial.

“Setiap orang yang menyiarkan, mempertunjukkan, atau menempelkan tulisan atau gambar atau memperdengarkan rekaman, atau menyebarluaskan melalui sarana teknologi informasi yang berisi penghinaan terhadap kekuasaan umum atau lembaga negara, dengan maksud agar isi penghinaan tersebut diketahui atau lebih diketahui oleh umum dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau pidana denda paling banyak kategori III,” bunyi Pasal 354 RUU KUHP.

Kemudian, tertuang dalam Pasal 240 KUHP bahwa hukuman tersebut menjadi maksimal 3 tahun penjara atau denda maksimal kategori IV jika menimbulkan kerusuhan.

Sementara itu, bagi orang yang menghina pemerintah lewat media sosial dan menimbulkan kerusuhan maka bisa terancam hukuman yang lebih berat.

Berdasarkan Pasal 242 RUU KUHP, ancaman hukumannya yakni penjara maksimal 4 tahun atau denda paling banyak kategori V.

Kemudian pada Pasal 219 RUU KUHP mengancam hukuman maksimal 4,5 tahun penjara atau denda maksimal kategori IV bagi orang yang menghina Presiden/Wapres di media sosial. (*/nesiatimes.com)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *