Home / Ekbis / Festival Flobamora Kopi 2019, Ini Brand Kopi Belu dan Lembata

Festival Flobamora Kopi 2019, Ini Brand Kopi Belu dan Lembata

227 Kali dibaca
IMG_20190831_154719

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Dinas Pertanian Provinsi NTT menggelar Festival Flobamora Coffee tahun 2019 dengan menghadirkan UKM-UKM dari setiap daerah di kabupaten/kota di NTT.

Beberapa jenis Kopi dari berbagai daerah di NTT dipromosikan dalam Festival tersebut. Di antaranya; Kopi Bana dan Belek dari Lembata, Kopi Robusta flores Manggarai Pure, Kopi Ite Manggarai Timur, Arabica Flores Bajawa, Kopi Timor Belu, Kopi Ramuk Sumba Timor, Kopi Cita Rasa Alor, Kopi Leworok dan Flores Hokeng Flores Timur, Kopi Valdano dan Kopi Kelor Netulinah dari TTS.

Pantauan media ini, Sabtu (31/08/2019) di Pelantaran Lippo Plaza Kupang, saat gelaran festival ini sangat menarik karena masing-masing kabupaten mempromosikan kopi mereka masing-masing bahkan pengunjung bisa menikmati kopi yang disediakan.

Stand Kopi asal Kabupaten Belu dengan Brend Kopi Timor mempromosikan kopi-kopi berupa House Blend, Kopi Jahe, Kopi Premium, Kopi Lakmaras.

Pemilik Kopi Timor asal Kabupaten Belu, Linda Tiwu ditemui media ini mengatakan bahwa kopi yang ia produksikan baru berjalan selama satu tahun.

Sementara, diakuinya bahwa pemasaran baru saja di wilayah Timor. Dirinya juga berniat akan mempasarkan kopi timor ini ke luar NTT.

“Baru daratan timor saja, kalau peminatnya banyak kita akan pasarkan ke luar NTT, “ ujarnya

Untuk bahan sendiri, dijelaskan Linda, Bahan berasal dari Desa Lakmaras Kabupaten Belu, pihaknya mengambil langsung dari Petani. selain itu juga dukungan datang dari Pemerintah Kabupaten Belu baik itu Dinas Pertanian dan Dinas Perindustirian Kabupaten Belu.

“Dukungan dari Pemerintah, Dinas Pertanian dan Perkebunan yang memfasilitasi kami datang ke sini, dukungan juga datang dari Dinas Perindustrian kepada kami,” jelas Linda.

Ditempat yang sama, Stand Kabupaten Lembata yang dikunjungi media ini mempromosikan keunggulan Kopi Lembata dengan Brend Kopi Bana dan Kopi Belek yang sudah berjalan selama 4 tahun.

Pimpinan Redaksi Pena Nusantara Yoseph Pito Atu bersama Produsen Kopi Bana, Dominikus Demon.

Pimpinan Redaksi Pena Nusantara Yoseph Pito Atu bersama Produsen Kopi Bana, Dominikus Demon.

“Untuk masing-masing sudah dipasarkan hingga luar NTT,” ujar Produsen Kopi Bana, Dominikus Demon.

Sementara untuk Festival ini sendiri, Dominikus mengaku bahwa baru pertama kali mengikuti.

“Tahun ke empat, baru pertama kali masuk di event Provinsi, di undang dari provinsi,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD NTT terpilih Bernardinus Taek yang dimintai komentarnya memberikan apresiasi luar biasa terhadap sejumlah kopi yang dipromosikan.

Politisi Partai berlambang Matahari ini mengatakan bahwa dirinya mendukung produktifitas mutu dan daya saing kopi-kopi di NTT, hingga bisa dipasarkan ke luar NTT bahkan luar negeri.

Mengenai event kegiatan seperti ini, Nandi sapaan akrab Bernardinus Taek mengharapkan agar event ini terus diselenggarakan setiap tahun.

Ade Racel

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini