Gelar Open House, Damai di Hati jadi Pesan Natal 2019 Bupati dan Wabup Belu

  • Whatsapp
Ket Foto : TIMORDAILY.COM
banner 468x60

Atambua, penanusantara.com – Bupati Belu, Willybrodus Lay dan Wakil Bupati, J.T Ose Luan menggelar open house merayakan Natal 25 Desember 2019 bersama warga Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Open House berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Belu, Rabu 25 Desember 2019 dihadiri, Sekda Belu, Pimpinan Forkopimda Belu, OPD Belu, Anggota DPRD Belu, Dansatgas Yonif R 142/KJ, Pimpinan BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Bupati Belu Willy Lay mengatakan, dirinya bersama Wakil Bupati sangat berbahagia bisa berkumpul bersama merayakan kelahiran Tuhan Yesus Kristus.

“Damai natal datang dari sanubari hati paling dalam dan kita menjadi terang bagi sesama dan pembawa damai bagi sesama,” ujar dia dalam sambutannya.

Kesempatan itu Ketua Tim PKK Belu, Ny. Vivi Lay mengatakan, damai di hati paling penting. Damai itu tidak bisa menukar dengan apapun.

“Damai natal untuk kita semua, maknai damai itu dalam hati,” ucap dia.

Sementara itu Wabup Ose Luan menuturkan, Negara Indonesia hebat karena memiliki beragam agama yang sampai saat ini dijaga bersama.

“Damai di hati, karena segala sesuatu ada di hati. Orang kristen percaya Yesus lahir untuk selamatkan dosa. Ini momen kita berefreshing kita bersyukur kita masih ada sama-sama,” ungkap dia dilansir TIMORDAILY.COM.

Wabup Ose Luan menegaskan, damai jangan hari ini saja. Tapi tempatkan hati dengan layak sehingga kita hidup penuh dengan damai dan cinta kasih.

Disampaikan juga ucapan terimakasih kepada pihak aparat TNI-Polri dan seluruh unsur elemen masyarakat atas partisipasi menjaga perayaan natal yang berjalan aman dan lancar.

Kepada warga Belu untuk tetap menjaga tali silaturahmi antar warga yang terjalin baik selama ini agar tetap tercipta kedamaian dan kondusif (td/ar)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *