Home / Daerah / Hadiah HUT Megawati, “Gerakan Cinta Bumi”, PDIP SBD Gelar Aksi Tanam Pohon

Hadiah HUT Megawati, “Gerakan Cinta Bumi”, PDIP SBD Gelar Aksi Tanam Pohon

259 Kali dibaca
inbound1539450060759777325

Bagikan Halaman ini

Tambolaka, penanusantara.com – Sebagai bentuk dedikasi dan kadoh ulang tahun Ibu Megawati Soekarno Puteri yang juga merupakan Ketua Umum DPP PDIP. PDIP melalui gerakan cinta bumi melakukan penanaman pohon di desa Bila Cenge dan melewati delapan desa hingga desa Kadu Eta, dan dilanjutkan di desa kalena rongo, Kecamatan Kodi Utara Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) pada Jumat, (06/03/2020).

Selain itu, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian PDI Perjuangan terhadap bumi untuk melestarikan lingkungan. PDIP bekerja sama dengan pemda Sumba Barat Daya dalam menyukseskan kegiatan ini.

Pohon tersebut ditanam oleh pengurus PDIP, kader PDIP, masyarakat, mahasiswa, serta simpatisan PDIP di Sumba Barat Daya.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh ketua DPC PDIP Sumba Barat Daya dr. Kornelius Kodi Mete dan dihadiri para kader dan pengurus partai.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Plt sekda SBD Bernardus Bulu, Kapolres SBD Josef F.K Mandigi S.IK, Kepala Staf Kodim (KASDIM) 1629 Mayor Inf Sunoko, pimpinan OPD, plt Kesbangpol Dominggus Bulla, Ketua DPC Hanura Yohanis Ngongo, pimpinan BUMN dan BUMD, serta relawan dan insan pers.

Ketua panitia pelaksanaan kegiatan “Gerakan cinta Bumi” Stefanus Tari Bokola mengatakan, PDIP adalah partai pelopor dalam menghadirkan wajah politik pada esensinya selalu mencintai dan merawat kehidupan.

Menurt Tari, Gerakan mencintai bumi adalah keputusan kongres PDIP yang ke VI di Bali sebagai bentuk dedikasi dan kado hari ulang tahun Megawati Sukarno Putri presiden ke V indonesia, disisi lain gerakan mencintai bumi dengan menanam pohon adalah salah satu bentuk menjaga sungai bebas dari sampah, menjaga sumber mata air kehidupan, dan merawat lingkungan agar semakin asri, serta bentuk penyataan dedikasi dan rasa hormat pada Megawati Sukarno Putri.

“Kegiatan ini bertujuan untuk keberlangsungan anak cucu yang akan datang dan menggerakan masyarakat akan pentingnya oksigen untuk kehidupan serta untuk mengurangi pemanasan global,” kata Tari.

Dalam kegiatan ini PDIP menyediakan berbagai jenis anakan dengan jumlah sebagai berikut, kayu Cendana 2.500 pohon, Kadimbil 3.000 pohon, Jati putih 2.500, Mahoni 3.000 pohon, Seingon 1.000 pohon dan Kelor ada 10.000 pohon.

“Tanaman ini cocok untuk ditanam dilahan yang kering dan bisa untuk bertahan hidup seperti kondisi tanah yang kering di SBD,” paparnya.

Ditambahkan Tari, Dana yang digunakan untuk kegiatan ini adalah swadaya murni dari pihak-pihak terkait, dan anakan ini disumbang oleh dinas kehutanan provinsi NTT, UPT Kehutanan Sumba Barat Daya dan Dinas perkebunan SBD.

Pada kesempatan itu ketua DPC PDIP SBD dr. Kornelius Kodi Mete juga mengatakan, dirinya sebagai Bupati dan juga Ketua DPC PDIP Sumba Barat Daya mengalokasikan semua kekuatan untuk menggerakan semua komponen masyarakat SBD untuk menanam.

“Karena aset Sumba Barat Daya adalah parawisata, sehingga dari sekarang kita mulai menanam pohon. untuk itu saya mengharapkan kerjasamanya dan kecerdasanya dalam mengurus tanaman yang ditanam agar dapat terawat dengan baik dan berhasil demi keberlangsungan anak cucu kita, jika itu tidak ada maka apa yang di lakukan hari ini akan sia-sia,” harap Bupati yang sering dijuluki sebagai dokter petani.

Dijelaskan Kodi Metw, dengan banyaknya pohon yang tumbuh maka daerah ini akan rindang dan akan banyak orang datang berkunjung ditempat ini. para pengunjung bukan hanya warga SBD saja, tetapi dari berbagai penjuru akan datang karena keindahan pariwisata yang dimiliki. dengan ini juga maka akan memajukan pariwisata kita di SBD

Sementara itu, Kapolres Sumba Barat Daya AKBP. Josef F.K Mandagi S.IK ketika dijumpai awak media mengatakan, “Gerakan Cinta Bumi” ini juga merupakan program dari kapolri untuk menyelamatkan bumi dan mengurangi pemanasan global serta dapat menghirup udara yang segar.

“Kita patut memberikan apresiasi kegiatan yang diadakan PDIP untuk menghijaukan bumi di Sumba Barat Daya (SBD),” katanya.

Laporan : Oktavianus Sangu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini