Home / Daerah / Hampir Satu Tahun SD Kareka Dara Rusak, Anak Sekolah Diterlantarkan

Hampir Satu Tahun SD Kareka Dara Rusak, Anak Sekolah Diterlantarkan

636 Kali dibaca
WhatsApp Image 2020-03-03 at 11.20.35 AM

Bagikan Halaman ini

Tambolaka, penanusantara.com – Sekolah Dasar (SD) Kareka Dara Desa Ekapata, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) tidak Masuk sekolah selama satu tahun.

Pendidikan merupakan harapan dan tumpuan masa depan bangsa serta mengubah masa depan anak untuk menggapai cita-citanya. Tetapi nyatanya tidak demikian yang terjadi di SD Kareka Dara, Desa Ekapata.

Agustinus, warga Desa Ekapata, Senin, (02/03/2020). Mengatakan, SD Kareka Dara sudah tidak ada aktifitas pembelajaran dari  bulan April 2019 hingga hari ini.

“Kami sebagai orang tua yang anaknya sekolah di SD Kareka Dara sangat kecewa atas kejadi ini. Kami sebagai orang tua murid tidak tahu apa yang menjadi penyebab persoalan ini sehingga anak kami ditelantarkan begitu saja. Kami ada keinginan untuk pindahkan anak kami ke sekolah lain, tetapi tidak diijinkan bahwa mereka sudah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) sehingga sekolah lain agak sulit untuk menerima anak-anak kami. Untuk itu kami sebagai orang tua siswa menyampaikan kepada Pak Soleman Lede Dappa sebagai ketua Yayasan Tunas Timur untuk mencari jalan keluar sehingga persoalan ini dapat segera diatasi,” katanya.

Pihaknya sebagai orang tua dari siswa yang bersekolah di SD Kareka Dara berharap agar Ketua Yayasan dan Kepala sekolah serta Operator sekolah segera ada upaya untuk anak mereka bisa kembali bersekolah.

Martina Gole, Tenaga pengajar  disekolah itu juga menyampaikan kepada media ini ketika di jumpai dirumahnya. Senin,(02/03), sebagai guru turut memprihatin atas kejadian yang menimpah anak-anak kami yang bersekolah di SD Kareka Dara, sekolah ini sudah tidak lagi beroperasi mulai dari bulan April 2019 kemarin.

“Saya dan beberapa teman guru sudah berusaha untuk mencari jalan keluar, dan bahkan memimjam gedung gereja Katolik Wee Tanogo untuk digunakan sementara sambil menunggu penyelesaian pembuatan sekolah yang di bongkar, sampai hari ini sekolah yang dibongkar belum juga selesai dbuat dan bahkan dibiarkan begitu saja tanpa ada atap yang menutupinya,” jelas Gole.

Gole juga mengaku bahwa dirinya sudah bertemu dengan ketua yayasan Tunas Timur (TUTIM) Soleman Lede Dapa yang mendirikan sekolah SD Kareka Dara, tetapi nyata nya sampai hari ini tidak ada realisasinya.

Harapan dirinya sebagai guru, Ketua Yayasan Tunas Timur segera datang bertemu mereka agar anak-anak  yang ditelantarkan bisa ada upaya sehingga mereka bisa sekolah kembali.

Laporan : Oktavianus Sangu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini