Home / Pendidikan / Hardiknas 2018, Awang Sebut Pendidikan Itu Nomor Satu

Hardiknas 2018, Awang Sebut Pendidikan Itu Nomor Satu

278 Kali dibaca
IMG-20171009-WA0016

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada tanggal 2 Mei 2018, mendapat moment tersendiri bagi Ketua DPW PAN NTT Awang Notoprawiro.

Kepada media ini melalui pesan whatsapp, Rabu (02/05/2018) pagi, Awang menyebut bahwa Pendidikan menjadi nomor satu untuk membangun Sumber Daya anak peserta didik.

“Moment hari pendidikan tahun ini 2 mei 2018 bagi saya Pendidikan harus menjadi nomor satu, itu penting untuk membangun sumber daya anak didik kita,” ujarnya

“Sekali lagi saya katakan pendidikan menjadi nomor satu, pendidikan merupakan fondasi dasar maju tidaknya suatu bangsa. Jika masyarakat secara umum mendapat pendidikan bagus, maka bangsa itu pun akan maju. Sama halnya di NTT, Masyarakat kita atau anak-anak kita mendapat pendidikan yang layak maka NTT bisa jauh dari ketinggalan,” tambahnya

Ditanya soal tema Hardiknas tahun 2018 “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” Awang mengatakan, Kebudayaan merupakan aset penting dalam pendidikan untuk mendukung pembangunan bangsa khususnya NTT sendiri.

Menurut Alumni SMA Katolik Giovani Kupang ini, untuk NTT Aset-aset kebudayaan tidak hanya penting untuk dilestarikan, namun juga harus dikembangkan sebagai bagian dari pembangunan karakter dan mentalitas anak didik.

Awang yang terlahir dalam keluarga nelayan, tumbuh bersama sembilan kakak beradiknya dalam kesederhanaan. Kesulitan sang ayah sebagai seorang nelayan dalam menghidupi keluarga, membuat Awang kecil harus rela hidup dengan salah seorang kerabat ayahnya sebagai seorang anak angkat.

Keinginan Awang untuk terus bersekolah memaksanya mencari jalan sendiri untuk membiayai pendidikannya, Awang kecil lebih banyak menghabiskan waktu kanak-kanaknya dengan berkeliling menjajakan kue ibu angkatnya. Dari penghasilan itu Awang dapat menamatkan Sekolah Dasar-nya di SD GMIT Namosain.

Hal yang sama juga dilakukan Awang remaja untuk membiayai SMP dan SMA-nya, tetapi tidak lagi menjajakan kue ibu angkatnya, melainkan melaut untuk mendapatkan kesempatan memperoleh penghasilan lebih.

Ia pun dapat menyelesaikan Pendidikan SMP-nya di SMP Frater Kupang, dan SMA Giovanni Kupang. Pengalamannya masa kecil dan remajanya itu membuat sosok yang satu ini tumbuh menjadi personal yang dinamis dan menempanya sebagai pribadi yang kokoh dan tangguh.

Awang sendiri bertekad memperjuangkan pendidikan di NTT.
Ia telah siap mengemban amanah rakyat. kata Ia dengan menjadi Calon Anggota DPR RI dan bila dipercayakan masyarakat menjadi anggota DPR RI maka akan banyak yang terbantu. Di DPR RI akan membahas program dan kebijakan pemerintah soal Pendidikan sehingga perlu diperjuangkan.

Pito Atu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini