Home / Pendidikan / Hardiknas 2018, Walikota Kupang : Guru Telah Memberikan Darma Baktinya

Hardiknas 2018, Walikota Kupang : Guru Telah Memberikan Darma Baktinya

143 Kali dibaca
IMG_20180502_081305-800x480

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com –Walikota Kupang Jefri Riwu Kore atau akrab disapa Jeriko memimpin secara langsung jalannya upacara dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada tanggal 2 Mei 2018 pagi. Upacara berlangsung di lapangan upacara Kantor Walikota Kupang, Rabu (2/5/2018).

Hadir pada upacara tersebut seluruh jajaran atau pegawai di lingkup Pemerintah Kota Kupang serta para pejabat di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Pada sambutannya, Walikota Kupang Jefri Riwu Kore memberikan apresiasi atas peran guru dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional Jeriko menilai para guru telah memberikan darma baktinya untuk mencerdaskan anak-anak bangsa.

Menurutnya, sudah seharusnya guru yang disebut pahlawan tanpa tanda jasa tersebut diberikan apresiasi.

“Saya sampaikan terima kasih kepada para guru karena telah memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita,” tutur Ketua DPD Partai Demokrat NTT ini.

Jeriko juga secara khusus juga berpesan kepada siswa-siswi telah memenangkan lomba – lomba cerdas matematika untuk memperkuat mental dalam persaingan Global. Menurutnya, penting bagi anak-anak di Kota Kupang untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi persaingan di tingkat global

“Tidak boleh mudah putus asa, harus bisa memenangkan persaingan untuk menjadi pemenang. Tidak hanya jadi pemenang di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat global,” katanya.

Sementara itu dalam sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Efendy yang dibacakan Jefri Riwu Kore menyampaikan pentingnya peringatan Hardiknas sebagai momen untuk menggarisbawahi pentingnya mutu pendidikan. Bahwa pendidikan yang berkualitas, akan berdampak besar dalam menciptakan untuk maju. Dan negara ada untuk memastikan rakyat Indonesia yang mendapatkan pendidikan bermutu.

“Setiap anak lahir sebagai pembelajar dan punya rasa ingin tahu. Tugas kita memastikan keberlanjutan pendidikan anak-anak kita dan menjaga api semangat tidak akan padam. (*/Pito)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini