Home / Daerah / Ini Alasan Bupati Belu soal Kades Rafae Terpilih yang Belum Dilantik

Ini Alasan Bupati Belu soal Kades Rafae Terpilih yang Belum Dilantik

197 Kali dibaca
inbound6363430156295874833

Bagikan Halaman ini

Atambua, penanusantara.com – Pasca Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Belu pada tahun 2019 yang lalu, sampai saat ini masih tersisa 1 Kepala Desa yang belum dilantik yakni Kepala Desa Rafae terpilih Hironimus Parera.

Pada hari ini, Rabu, 29 Januari 2020, Bupati Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Willy Lay melantik 4 kepala desa (kades) terpilih periode 2020-2026 di aula gedung betelelenok. sebelumnya Bupati sudah melantik 27 Kades pada Senin 18, November 2020 lalu.

Kepala desa yang di lantik diantaranya, Kepala Desa Umaklaran, Kepala Desa Takirin, Kepala Desa Lakanmau dan Kepala Desa Lamaksenulu, sementara itu Kades Rafe sampai saat ini belum dilantik.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Belu Yeremias Manek Seran Jr dalam sambutannya Pelantikan Kepala Desa masih tersisah 1 kepala desa Rafae, oleh karena itu pihaknya berharap kepada Pemerintah untuk memfasilitasi persoalah yang dihadapi ini agar ke depan pelantikan dapat dilaksanakan.

Sementara itu, Bupati Belu Willy Lay usai acara pelantikan ditemui awak media mengatakan bahwa Masalah Desa Rafae belum mencapai kata kesepakatan.

“Jadi Rafae itu begini, waktu pleno di desa tidak selesai, tidak bisa pleno karena ribut terus bawah pleno di kabupaten tidak mencapai kata kesepakatan,” ujar Willy.

Menurut Willy, seharusnya ini pak Sekda sebagai Ketua Panitia Pilkades kemarin sudah pensiun, sekarang pejabat nanti akan dirinya tanyakan.

“Ini harusnya pak sekda sebagai ketua panitia pilkades sudah pensiun, sekarang pejabat nanti saya akan tanya ke pejabat kenapa belum selesai,” tegas politisi Demokrat ini.

Ditambahkan Willy, Waktu pleno di kabupaten ada keberatan berapa pihak sehingga tidak bisa selesai, kalau sudah selesai maka mereka bisa usulkan, untuk sementara akan di isi oleh pejabat.

Ditanya soal Pejabat yang akan mengisi kekosongan jabatan, dijelaskannya bahwa Pejabat satu hal yang harus di isi, ini belum dilantik maka harus di isi oleh pejabat sampai menunggu proses ini selesai.

“Ini kan belum di lantik ya harus di isi oleh pejabat dulu sampai menunggu proses ini selesai, kemarin dengar pendapat di DPRD saya tidak ikut hasilnya bagaimana belum di laporkan ke saya oleh Pak Wakil Bupati,” ungkapnya.

Sebelumnya, Puluhan warga masyarakat desa Rafae, Kecamatan Raimanuk perna mendatangi kantor DPRD Belu guna mempertanyakan masalah kepala desa Rafae terpilih Hironimus Parera yang belum dilantik hingga saat ini.

Ade Racel

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini