Home / Ekbis / Johni Ottemoesoe Diminta Selesaikan Masalah Air Bersih di Kota Kupang

Johni Ottemoesoe Diminta Selesaikan Masalah Air Bersih di Kota Kupang

140 Kali dibaca
WhatsApp Image 2020-01-07 at 10.55.17 AM

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Wali Kota Kupang Jefirtson Riwu Kore, Senin (6/1/2019) resmi melantik Johni Ottemoesoe sebagai Direktur Utama (Dirtum) Perusahan Derah Air Minum (PDAM) Kota Kupang.

Acara pelantikan berlangsung di Aula Garuda lantai 2 kantor Wali Kota Kupang, yang dihadiri sejumlah pejabat lingkup Setda Kota Kupang.

Usai melantik, Wali Kota dalam arahannya meminta Johni Ottemoesoe agar segera menyiapkan langkah untuk penyelesaian masalah air bersih di Kota Kupang.

“Air merupakan kendala yang luar biasa bagi masyarakat Kota Kupang,” ungkap sosok yang juga akrab disapa Jeriko ini.

Jeriko menjelaskan, kebutuhan air masyarakat Kota Kupang secara keseluruhan adalah 500 liter perdetik. Namun saat ini, baru bisa terpenuhi sebanyak 130 liter perdetik.

“Itupun karena adanya kerjasama dengan pemerintah kabupaten Kupang,” ungkap Jeriko.

Menurut Jeriko, selain mengoptimalkan pengelolaan sumber air yang ada di Kota Kupang, solusi lain adalah dengan pembangunan bendungan.

Ada dua lokasi yang memiliki potensi untuk dibangun bendungan yakni Kolhua dan Liliba. Menurut Jeriko, pemerintah pusat memberikan alternatif pilihan untuk memilih salah satu.

“Karena tidak mungkin dibangun dua bendungan,” ujarnya.

Sumber air lainnya yang akan dikelolah adalah Kali Dendeng (300 liter perdetik) dan Air Sagu (50 liter perdetik). Namun sayangnya, kata Jeriko, untuk pengelolaannya masih terbentut dengan anggaran yang ada.

“Untuk debit 100 liter perdetik dibutuhkan anggaran sebesar Rp123 Miliar, sedangkan PAD Kota Kupang hanya Rp170–200 Miliar pertahun,” ungkap Jeriko.

Meski demikian, tambah Jeriko, pada tahun 2020 ini, pemerintah Kota Kupang mendapat bantuan pembangunan instalasi untuk kapasitas debit air 150 liter perdetik.

“Jika bisa kelolah Kali Dendeng yang kapasitasnya 300 liter perdetik, maka dipastikan warga Kota Kupang tidak lagi kesulitan air,” pungkasnya. (bn/ar)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini