Kabishat Gelar Pemberdayaan Kelompok Tani Nekmese

  • Whatsapp
kelompok tani nekmese foto bersama anggota Kabishat
banner 468x60

Soe, penanusantara.com- Katong Bisa Sehat (Kabishat) merupakan sebuah komunitas yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat. Kabishat ini sendiri terdiri dari mahasiswa-mahasiswa yang berada di kampus negeri maupun swasta di kota kupang.

Sabtu, (19/11) kemarin bertempat di desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), kabishat menggelar kegiatan pemberdayaan kelompok tani Nekmese sebagai bentuk aksi sosial terhadap masyarakat desa kasetnana.

Aksi sosial yang dilakukan oleh Komunitas yang bergerak pada bidang kesehatan masyarakat ini bertemakan Pemberdayaan Kelompok Tani Nekmese yang Mandiri, Kreatif, dan Unggul.

Disampaikan Founder Kabishat Ayu Jannat, Tujuan dari diselenggrakan kegiatan ini adalah memoerdayakan kelompok tani nekmese agar dapat menjadi kelompok tani yang mandiri, kreatif, dan unggul.

“Sesuai thema kegiatan, kegiatan ini dilakukan agar kelompok tani menjadi mandiri, kreatif dan unggul,” ujar Ayu

Dijelaskan Ayu, Peserta dalam kegiatan ini sebnayak 20 mahasiswa yang terdiri dari kampus-kampus negeri maupun swasta yang ada di wilayah kota kupang.

Menurut Ayu, Mahasiwa semester VII di FKM Undana ini, Kegiatan tersebut juga bergerak di bidang kesehatan masyarakat, namun untuk menumbuhkan semangat pertanian bagi kelompok tani, kata Ayu, Kesehatan dan Pertanian, memiliki hubungan inter-sektoral yang tak pernah putus. Proses produksi pertanian dan output yang dihasilkannya bisa berkontribusi bagi baik buruknya kesehatan, baik bagi produsen maupun kalangan yang lebih luas.

Jelas Ayu, Berbicara soal kesehatan maka tidak terlepas dari pendekatan preventif dengan kaca mata holistic atau menyeluruh yakni, pendekatan yang dilakukan secara komperhensif dan multisektoral.

Pada kesempatan itu, Peserta kelompok tani nekmese yang hadir berjumlah sekitaran 25 orang. Selain itu hadir pula pameteri asal Fakultas Pertanian Undana Pace Nainiti dan Kepala Bidang Promosi Kesehatan Dinkes TTS, Timotius Benu.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Tani Nekmese, Elnana Maunino mengatakan, kelompok tani nekmese didirakan pada tahun 2022 namun baru dikukuhakan oleh pemerintah awal tahun 2016.

Jelas Maunino, nama kelompok tani Nekmese sendiri artinya satu dalam kasih, yang mana semua kelompok tani mempunyai suatu tujuan yang sama, segala upaya yang dilakukan selalu dengan keikhlasan kasih.

Menuurt Maunino, Dengan kegiatan tersebut maka banyak materi yang mereka ketahui, karena selama ini pihaknya belum banyak mengetahui soal kesehatan pertanian hal ini juga membuat pihaknya termotivasi untuk terus belajar akan pengetahuan kesehatan pertanian.

Maunino juga sampaikan terima kasih kepada Kabishat yang sudah jauh-jauh dari kupang untuk datang membagi sebuah ilmu pengetahun baru, sehingga pihaknya menginginkan kerja sama agar kedepan kegiatan seperti ini bisa berjalan terus.

Selain itu, Disampaiakan Kepala Bidang Promosi Kesehatan Dinkes TTS, Timotius Benu, Pihaknya Dinkes Kesehatan TTS menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kabishat sehingga mempunyai kesan tersendiri terhadap kegiatan yang diselenggarakan.

Disampaikan Benu, Dengan adanya kegiatan tersebut maka, pihaknya juga mendapat ilmu pengetahuan baru sehingga kelompok tani nekmese menjadi kreatif, unggul dan mandiri sehingga bisa menghasilkan pangan yang sehat dan bernilai gizi tinggi. (*/Pito)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *