Home / Daerah / Kampanye Di Riung, Loko Sebut Esthon-Christ Anti Pencitraan

Kampanye Di Riung, Loko Sebut Esthon-Christ Anti Pencitraan

483 Kali dibaca
IMG-20180306-WA0028_1520309674242

Bagikan Halaman ini

Bajawa, penanusantara.com РKetua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ngada, Ktistoforus Loko kembali menegaskan alasan dukungan PAN kepada bakal calon Gubernur NTT Esthon L. Foenay dan Bakal Calon Wakil Gubernur Christian Rotok. Menurutnya, sosok Esthon-Christ merupakan pribadi teladan yang menjunjung budaya dengan menonjolkan pemurah dan kesederhanaanya.

“Dari sosok kepribadian seperti Esthon Foenay, kita bisa melihat beliau hadir dengan kesederhanaannya, ini bukan polesan, ini bukan dibuat-buat atau pencitraan tetapi pak Esthon-Christ anti pencitraan, menjadi pemimpin apa adanya,” ujarnya

Menurut Kris Loko, Saat ini masyarakat tidak sedang mencari pelari meraton yang hebat, tidak sedang mencari pilot yang hebat dan sedang tidak mencari pembalap yang hebat.

“Kita Tidak Mencari pelari meraton yang hebat, kita tidak sedang mencari pilot yang hebat, kita tidak sedang mencari pembalap yang hebat, kita mencari pemimpin yang dengan kerendahan hati siap melayani masyarakat Nusa Tenggara Timur, kita sedang mencari pemimpin yang dengan penuh kekujuran, dengan intrgritas tinggi, menjadi pemimpin dan pelayan di NTT ini,” kata Ketua Fraksi PAN DPRD Ngada ini.

Loko menyebut bahwa Dirinya sebagai anak Riung dan juga Ketua PAN Dirinya sudah tiga kali bertemu dengan beliau (Esthon Foenay) dan sudah sampaikan secara terbuka bahwa untuk masyarakat Riung khususnya ada beberapa problem yang pihaknya minta bantuan kepada Esthon-Christ bila dipercayakan masyarakat memimpin NTT.

“Kami sebagai anak-anak mengharapakn bapak sebagai bapak yang bijaksana, bapak yang arif menyelesaikan masalah yang sudah puluhan tahun dialami masyarakat riung ini,” ujarnya

Masalah yang dihadapi masyarakat Riung saat ini seperti masalah perbatasan antara Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur. Selain itu juga Riung adalah gadis manisnya parawisata di Kabupaten Ngada sesungguhnya, terkenal dengan taman wisata alam laut namun kurang diperhatikan oleh Pemerintah.

Sementara itu, Calon Gubernur NTT Esthon L. Foenay dalam orasinya menanggapi soal masalah tanah yang saat ini dihadapi masyarakat. Menurut Mantan Wakil Gubernur NTT ini, persoalan tanah dapat diselesaikan melalui pendekatan budaya.

Esthon Mengakui bahwa, Permaslahan tanah merupakan polemik yang sebenarnya dapat diselesaikan bila pemimpin melakukan pendekatan kepada masyarakat secara budaya dan juga Esthon menyebut bahwa untuk wilayah timor banyak masalah tanah yang telah dirinya selesaikan, itu dengan pendekatan budaya.

“Di Tanah Timor banyak masalah yang sudah saya selesaikan, yang bisa menyelesaikan tanah bila kita memiliki tanah maka kita akan ketahui apa yang akan kita lakukan salah satunya dengan pendekatan budaya. Saya mengambil contoh di wilayah kabupaten kupang arah kota kupang menuju Baun Amarasi, khususnya wilayah jalan ikan foti itu sudah dirinya selesaikan sehingga sekarang masyarakat dengan tenang melakukan aktifitas melalui jalan itu,” ujar Ketua DPD Gerindra NTT saat kampanye terbatas di kelurahan Nangamese, Kecamatan Riung, Ngada, Selasa (06/03/2018).

Saat di Riung, kedatangan Esthon L. Foenay mengobati rasa rindu yang ditumpahkan oleh masyarakat setempat terlihat saat menyambut kedatangan Calon Gubernur NTT Esthon L. Foenay yang diusung Partai Gerindra, PAN dan Perindo.

Esthon hadir tanpa didampingi calon wakil gubernur Christian Rotok. Pasalnya Rotok menggelar kampanye yang sama di Manggarai. Kehadiran Esthon L. Foenay didampingi istri beserta Bendahara Umum DPW PAN NTT Merri Dando, Ketua Fraksi PAN DPRD NTT Agustinus Lobo, Ketua DPW Perindo NTT Jonathan Nubatonis, Ketua DPD PAN Kota Kupang Felix Dando.

Rijez Lamolouk

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini