Home / Pendidikan / Kepala LPMP NTT Dukung Program NTT Membaca Dan Bersih

Kepala LPMP NTT Dukung Program NTT Membaca Dan Bersih

102 Kali dibaca
Kepala LPMP NTT, Muhamad Irfan
Kepala LPMP NTT, Muhamad Irfan

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com –  Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) NTT mendukung penuh program pemerintah Provinsi NTT yakni NTT membaca Pada ulang tahun NTT ke 60.

Pemerintah mewajibkan setiap lembaga pendidikan dalam seminggu untuk para siswa/i melakukan kegiatan membaca di mana waktu yang ditetapkan selama 1 minggu dan juga dilakukan kegiatan bersih-bersih.

Hal ini merupakan hal yang luar biasa, menurut kepala LPMP NTT, Muhamad Irfan kepada wartawan disela – sela kegiatan di hotel Aston selasa (18/12/2018). Ia mengharapkan agar kegiatan ini menjadi budaya dan dilaksanakan seterusnya.

Muhamad Irfan menjelaskan, dalam rangka HUT NTT ke 60 tanggal 20 Desember 2018 ini, LPMP NTT mendukung penuh dengan dua program utama yakni NTT membaca dan NTT Bersih. Program ini diakuinya telah dibicarakan bersama dengan Dinas Pendidikan NTT dan ditindaklanjuti dengan himbauan kepada semua satuan pendidikan agar melakukan pembersihan lingkungan dan wajib membaca sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) selama satu jam.

“Saya merasa bahwa ini hal yang positif sehingga dua program ini diharapkan tidak saja dilakukan ketika memperingati HUT NTT ke 60 saja tetapi harus menjadi budaya. Agar supaya diharapkan kedepan setiap satuan pendidikan wajib melaksanakan program NTT Bersih dan NTT Membaca,” harap Irfan.

Terkait rancangan program tahun 2019, Irfan mengatakan, kurikulum 13 (K13) tidak lagi pada penyiapan tetapi penerapan. Pihaknya perkuat pada tenaga kependidikannya terutama guru dan kepala sekolah. Penyiapan kepala sekolah menjadi skala prioritas. Pihaknya perkuat pada penyiapan guru, kepala sekolah dan pengawas untuk menjemput penguatan sumber daya manusia (SDM) yang merupakan kebijakan secara nasional.

Tentang upaya meningkatkan mutu pendidikan di NTT, Irfan menjelaskan, alokasi anggaran untuk pendidikan dari pemerintah pusat memang cukup besar. Terhadap bantuan ini tentu pihaknya menyambutnya dengan positif yang ditunjukan dengan persiapan SDM yang memadai terutama guru, kepala sekolah dan pengawas. Semua pihak harus terlibat aktif dalam memajukan dunia pendidikan dengan penyiapan SDM yang memadai. Kunci utama ada pada bagaimana mengoptimalkan peran semua pihak dalam meningkatkan SDM sehingga tercipta kualitas pendidikan yang memadai.

“Saya ajak mari kita bergandengan tangan memajukan dunia pendidikan di NTT. Tugas kita semua mengoptimalkan setiap bantuan dana yang diberikan termasuk di dalamnya dana desa juga diharapkan bisa membantu mengembangkan SDM di tingkat desa terutama dalam hal pendidikan,” pungkas Irfan.(IM/Pito)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini