Home / Daerah / Ketua PMKRI Pusat Sebut Bantuan Mobil Dinas ke Tokoh Agama Itu Biasa

Ketua PMKRI Pusat Sebut Bantuan Mobil Dinas ke Tokoh Agama Itu Biasa

1364 Kali dibaca
Ketua DPP Perhimpunan Mahasiswa Katolik (PMKRI) Benediktus Papa. (Foto:ist)
Ketua DPP Perhimpunan Mahasiswa Katolik (PMKRI) Benediktus Papa. (Foto:ist)

Bagikan Halaman ini

Betun, penanusantara.com –  Beberapa waktu, Pemerintah Kabupaten Malaka memberikan bantuan 12 unit mobil untuk tokoh agama di kabupaten Malaka.

Mobil tersebut disumbangkan kepada 10 Gereja Paroki Katolik, 1 Gereja GMIT dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malaka.

Ini merupakan bantuan hibah mobil operasional dari Pemerintah Kabupaten Malaka. Anggarannya diperkirakan mencapai 4,2 Miliar rupiah. Kebijakan itu disepakati bersama antara Pemkab Malaka dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malaka.

12 mobil Toyota Rush keluaran terbaru, terparkir rapi di halaman Kantor Bupati Malaka, sebelum dibagikan untuk 12 lembaga agama di Malaka, Senin (03/08/2020). (Frido: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)

12 mobil Toyota Rush keluaran terbaru, terparkir rapi di halaman Kantor Bupati Malaka, sebelum dibagikan untuk 12 lembaga agama di Malaka, Senin (03/08/2020). (Frido: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)

Ketua DPP Perhimpunan Mahasiswa Katolik (PMKRI) Benediktus Papa ikut memberi komentar, Benediktus menganggap pemberian bantuan mobil kepada tokoh agama itu adalah hal biasa dan tidak ada persoalan.

Hal itu disampaikan saat Benediktus Papa berkunjung ke Kabupaten Malaka untuk melantik Badan Pengurus Harian (BPH) PMKRI Cabang Malaka pada Senin, 10 Agustus 2020.

“Sebenarnya bantuan pemerintah kepada Gereja atau Tokoh Agama tidak ada persoalan dan bantuan itu tidak boleh di kaitkan dengan Politik, apa lagi kabupaten Malaka saat Ini akan melangsungkan moment politik,” jelasnya Mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Makassar ini.

Pemberian Mobil Dinas kepada Tokoh Agama adalah perhatian dari Pemerintah kepada Gereja, sama halnya Pemda memberikan perhatian kepada rakyat.

“Karena Umat Adalah Rakyat, Rakyat adalah Umat,” ujarnya

Ia berharap, bantuan itu sebagai bentuk perhatian murni dari Pemerinta Kabupaten Malaka kepada Tokoh Agama dan Bantuan itu harus di manfatkan sebaik-baiknya oleh Umat.

“Pada prinsipnya Bantuan itu tidak dikaitkan dengan politik,” tegasnya

Penulis : Jober

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini