Home / Pendidikan / Komisariat PGRI Cabang GMKI kupang, Berkomitmen Membantu Desa Tertinggal

Komisariat PGRI Cabang GMKI kupang, Berkomitmen Membantu Desa Tertinggal

228 Kali dibaca
IMG-20171205-WA0068

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Organisasi Komisariat PGRI Cabang GMKI Kupang melaksanakan Kegiatan selama empat hari di Desa Kokfeu Kecamatan Molo utara, kabupaten Timor Tengah Selatan pada (30/11/17 – 03/12/17) demi membantu Masyarakat di Desa tersebut yang selama ini masih tertinggal dan belum sepenuhnya tersentuh oleh pemerintah setempat.

Bentuk kegiatannya seperti Penanaman Pohon, Pemberian Vitamin ternak secara Gratis dan juga pembagian Alkitab secara Gratis terhadap Masyarakat dengan tujuan untuk membantu Masyarakat Desa Kokfeu yang selama ini mengharapkan uluran tangan dari Pemerintah.

“Kami melihat Desa Kokfeu ini masi sangat tertinggal, sehingga dengan kegiatan kami ini bisa sedikit membantu Masyarakat yang ada,” kata ketua Komisariat PGRI Sepri Atollo saat dihubungi via telpon selasa, (05/12/17).

Dia mengatakan bahwa perjalanan yang harus di tempuh selama sembilan jam ke desa tersebut tidak menjadi hambatan untuk melakukan pengabdian terhadap masyarakat.

“Selama sembilan jam kami menempuh perjalanan yang begitu parah, namun kami bertekad demi pengabdian kami terhadap masyarakat yang selama ini tertinggal dan mengaharapkan bantuan,” tuturnya.

Kegiatan tersebut juga sekaligus menjadi pembelajaran bagi anggota GMKI terkususnya Komisariat PGRI demi memajukan masyarakat yang masih minim bantuan.

Sementara itu Sekertaris Desa Kokfeu Yosafat Lassa saat di wawancarai mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih pada kegiatan ini karena sudah sangat membantu Masyarakat Desa tersebut.

“Kami masyarakat Desa Kokfeu sangat berterima kasih pada adik-adik Mahasiswa ini, karena baru pertama kali kami kedatangan Mahasiswa di Desa kami ini,” jelasnya.

Ia berharap dengan kegiatan ini Pemerintah bisa mengambil langkah dan secepatnya melihat kondisi Desa mereka yang sangat jauh dari ketertinggalan.

“Harapan kami semoga dengan kegiatan dari adik-adik mahasiswa ini, pemerintah bisa melihat kondisi kami ini yang masih keterbelakangan Infrastruktur baik itu jalan, kesehatan, pendidikan, listrik dan sebagainya yang belum tersentuh oleh Pemerintah,” tutupnya.

Yapi Manuleus, Pito Atu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini