“KPK” Kota Kupang, Meresahkan Tapi Asyik Dilihat

  • Whatsapp
Nampak kelompok King punya kupang saat ugal-ugalan di jalan
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com- King Punya Kupang atau disingkat KPK begitu meresahkan para pengguna jalan di kota Kupang, karena bunyi dari kendaraan roda dua ini sangat mengganggu masyarakat yang melintas melewati jalan tersebut.

Hal ini membuat sebagian masyarakat resah karena bisa membahayakan para kendaraan lain yang kebetulan lewat, tapi juga membuat masyarakat lain senang dan ikut menikmati dengan cara tonton bersama.

Read More

banner 300250

Angra, salah satu anggota King Punya Kupang(KPK) saat di wawancarai media ini pada senin (02/01) di jalan Eltari mengatakan, Kegiatan ini cuma untuk menyenagkan diri.

“Kami tidak ada ijin, kami cuman untuk bersenang-senang saja. dan banyak masyarakat yang senang juga, karena kalau tidak senang kan tidak mungkin masyarakat Nonton kami.” kata Angra.

Selain itu menurut Angra, Kegiatan KPK tidak hanya dengan senang-senag dijalan menggunakan kendaraan tetapi ada pula kegiatan-kegiatan lain seperti, bakti sosial bersama teman-teman KPK.

Terpisah, Sedangkan salah satu pengguna jalan yang tidak mau disebutkan namanya yang kebetulan melewati jalan tersebut saat ditemui mengatakan, Hal ini sangat meresahkan para pengguna jalan, karena bunyi Motor King yang begitu menggetarkan dan di kendarai dengan cara ugal-ugalan bisa mencelakai kami, aparat kepolisian harus cepat membubarkan, karena pihaknya juga takut kalau untuk menegur mereka.

Perlu di ketahui, dalam berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya, seharusnya tidak boleh mengganggu kendaraan lain yang melintas, karena sedikit kesalahan akan menyebabkan kecelakaan bagi kendaraan lain.

Hal yang di lakukan oleh sekumpulan anak muda yang menamakan diri King Punya Kupang(KPK) di jalan Soeharto depan Bank BRI cabang Oepura ini seharusnya tidak di lakukan di jalan umum karena dapat mencelakai keselamatan diri sendiri bahkan kendaraan lain yang kebetulan melintas.

Yang anehnya aparat kepolisian terlambat menangani hal ini, karena di lakukan sekitar dua jam barulah aparat kepolisian datang dan membubarkan. (Yapi Manuleus)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *