Mengupas Polemik Belis, Kmk Fisip Undana Bedah Film Bersama Warga Sulengwaseng

  • Whatsapp
banner 468x60

Larantuka, penanusantara.com- Bertempatan di Kantor desa Sulengwaseng, Kamis (06/04) malam, mahasiswa yang tergabung dalam Wadah Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) St. Agustinus Fisip Undana menggelar Noton Bareng (Nobar) Film Sayap Tersangka bersama warga desa Sulengwaseng.

Mahasiswa sering dikatakan sebagai Agent Of Change, Agent Of Divelopment, Agent Of Chontrol. namun sayang predikat ini sering hanya menjadi judul tanpa isi. mahasiswa sekarang seolah menutup mata dengan segala persoalan sosial yang ada di masyarakat. oleh karena itu mahasiswa katolik Fisip Undana menunjukan eksitensinya lewat kegiatan bersama warga yakni Nobar, kegiatan ini diadakan guna mendekatkan diri bersama warga khususnya warga masyarakat di pelosok desa Sulengwaseng.

Read More

banner 300250

Film sayap tersangka yang mengupas tentang persoalan “belis atau mas kawim”. film ini sengaja diangkat karena seperti yang diketahuhi bersama bahwa belis merupakan polemik bagi kaum muda sekarang, disamping itu maskawin atau belis ini merupakan tradisi adat dari leluhur yang tak boleh ditinggalkan.

Menurut Nicholaus Bureni yang menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat dan Publikasi KMK St. Agustinus Fisip Undana, kegiatan ini sengaja dilaksanakan guna mengupas persoalan sosial yakni belis bersama warga. disamping itu kegiatan ini juga sengaja guna untuk menghibur masyarakat.

Bureni menegaskan bahwa di jaman sekarang ini pengaruh dari luar cendrung masuk kedalam kehidupan masyarakat sehingga kebudayaan asli cendrung dilupakan dan di tinggalkan, padahal ini merupakan warisan budaya yang menjadi aset bagi generasi berikutnya.

“Kalau bukan kita yang membahas dan mengupas persoalan ini bersama warga siapa lagi ? tidak mungkin kebudayaan kita sendiri harus dibahas oleh orang luar, kan menjadi ironi,” tegas Bureni

Anjas, Rivan, Pito

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *