Home / Daerah / ODP di Belu Menurun Jadi 16, Selesai Karantina 48 Orang, Pasien Covid-19 Nihil

ODP di Belu Menurun Jadi 16, Selesai Karantina 48 Orang, Pasien Covid-19 Nihil

301 Kali dibaca
Keterangan Foto (Ist)
Keterangan Foto (Ist)

Bagikan Halaman ini

Atambua, penanusantara.com – Update data monitoring dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu hingga Sabtu, 18 April 2020 Pukul 14:00 WITA jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 64 orang.

Selesai masa karantina dan selesai masa pemantauan 48 orang sehingga total ODP hari ini 16 orang.

Sementara Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan sebanyak 569 orang menurun sebesar 40 orang dari jumlah kemarin sebanyak 609 orang.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Demikian Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu yang juga Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu, Cristoforus M. Loe Mau dalam rilis yang diterima media ini, Sabtu (18/04/2020) lalu.

Menurut Jubir Cristoforus, walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat, berdiam diri dirumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 diimbau agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Sebagai informasi, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker.

Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci. (*GIN/PN)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini