Oknum Anggota DPRD Provinsi NTT, Diduga Gelapkan Sebuah Mobil Fortuner

  • Whatsapp
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com – Seorang oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Nusa Tenggara Timur dari komisi IV Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) berinisia NL diduga menggelapkan sebuah Mobil Fortuner berwarna hitam dengan nomor Polisi DD207IV milik Daniel Umbu Dandar.

Pernyataan tersebut dikatakan oleh Juru bicara Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum( LKBH ) Universitas Karya Darma Kupang Amos Lafu dalam Konfrensi Pers yang di gelar di ruang Universitas Karya Darma kupang kelurahan Oepura Minggu(30/07/17).

Read More

banner 300250

Dalam Konfrensi Pers tersebut, Amos Lafu menegaskan bahwa oknum Anggota DPRD yang berinisial NL telah menggelapkan Mobil Fortuner milik kliennya Daniel Umbu Dandar semenjak tahun 2015 yang lalu.

“NL menggelapkan Mobil Klien saya sudah dari tahun 2015 yang lalu, jadi kini mobil klien saya sedang di tahan di Polres Kupang, masa seorang wakil rakyat kok bisa seperti ini,” kata Lafu.

Disampaiakan Lafu, kejadian berawal dari Desember tahun 2015 yang lalu dimana kliennya ingin menjual Mobil Fortuner nya sebesar 300 juta. Karena kliennya masih pangkat keluarga dengan oknum Anggota DPRD tersebut maka oknum Anggota DPRD ini mengatakan biarkan dirinya yang membeli.

Setelah keduanya sepakat, maka NL langsung menTransfer uang sebesar 50 juta ke rekening milik Daniel Umbu Dandar, setelah itu pelaku meminta BPK mobil Dengan alasan untuk mengurus surat-surat mobil.

“Klien saya pun menyerahkan BPK mobil ke oknum DPRD ini, setelah itu klien saya dengar dimana-mana pelaku mengatakan kalau mobil tersebut adalah milik pribadinya. Maka klien saya lansung berusaha untuk menghubunginya tapi tidak pernah merespon,” lanjutnya.

Sampai bulan Maret 2017 Daniel Umbu Dandar berinisiatif pergi ke rumah NL dengan maksud untuk mengambil kembali mobilnya sehingga Mobil pun di ambil kembali.

Setelah itu Daniel Umbu Dandar membawa Mobil tersebut ingin pulang ke Sumba Barat, tapi sesampainya di pelabuhan Bolok pelaku NL menelpon ke kantor KP3 Laut untuk mobil jangan di muat dengan alasan mobil tersebut miliknya.

Akhirnya Dari kantor KP3 Laut menelpon ke Polres Kupang dan melaporkan kejadian ini. Sehingga mobil tersebut masi di tahan di Polres kupang sampai saat ini. dengan hal ini Daniel Umbu Dandar melaporkan kejadian tersebut ke Polda NTT sabtu (29/07/17) dengan nomor Polisi LP/B/254/VII/2017.

“NL seorang wakil rakyat tapi tidak punya etikad baik, kami sudah menghubunginya berulang-ulang tapi tidak pernah datang, Sebenarnya seorang anggota dewan seharusnya dia taat hukum, kami juga sudah mengadu ke partai tapi tidak ada respon, sehingga kami tempuh dengan jalur hukum,” tegas Lafu.

Sementara itu NL Oknum Anggota DPRD Propinsi Nusa Tenggara Timur Tersebut sampai berita ini di turunkan belum bisa menghubunginya.

Yapi Manuleus, Pito Atu

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *