Home / Daerah / Organisasi Kesehatan di Sumba Barat satukan persepsi Jika Terjadi Virus Corona

Organisasi Kesehatan di Sumba Barat satukan persepsi Jika Terjadi Virus Corona

195 Kali dibaca
inbound8795276340852547188

Bagikan Halaman ini

Waikabubak, penanusantara.com –Kepala Dinas Kesehatan Sumba Barat (SB) Bonar B. Sinaga, dalam rangka menindaklanjuti kasus virus corona sesuai arahan dari kementrian kesehatan dan provinsi maka ia mengajak semua organisasi kesehatan untuk menyatukan persepsi.

Hal ini dikatakan sesudah Rakerda BKKBN di kecamatan kota Waikabubak, kabupaten. Sumba Barat, Sabtu (13/03/20) lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Sumba Barat (SB) Bonar B.

Kepala Dinas Kesehatan Sumba Barat (SB) Bonar B. Sinaga.

“Sesuai arahan dari kementerian kesehatan (Kemenkes) dan provinsi dalam rangka untuk menindaklanjuti dan mengantisipasi kasus Korona di wilayah kabupaten Sumba Barat, Dinas kesehatan dan seluruh anggota kesehatan Sumba Barat sudah mengadakan sosilisasi terkait bagaimana cara penanganan dan pencegahan jikalau terjadi Virus Corona. Karena hal itu membutuhkan penanganan khusus,” katanya

Dikatakan Bonar, jika terjadi virus corona, maka RS. Rujukan regional-nya berada di Sumba Timur, yaitu, Rumah Sakit Umbu Rara Meha. Hal ini sesuai kesepakatan di provinsi, dan nanti kedepanya akan dilaksanakan workshop terkait ketenagaan dan fasilitas yang dibutuhkan saat penanganan bagi para pasien penderita virus corona.

Menurutnya, Dinas kesehatan juga sudah mempersiakan berbagai cara untuk mencegah Virus corona guna untuk mengantisifasi sebelum terjadi, yaitu, dengan cara memberi pemahaman masyarakat bagaimana cara mengenal tanda-tanda klinis corona virus, dan itu untuk mereka yang lebih banyak berinteraksi dengan orang yang datang dari luar serta menghimbau kepada masyarakat untuk dapat berprilaku hidup sehat, konsumsi makanan yang sehat, serta menjaga kebersihan diri dan lingkunganya.

Lebih jauh Bonae
R mengatakan, melihat daerah Kabupaten Sumba Barat yang memiliki daerah pantai selatan yang sangat bagus, hal ini juga menguwatirkan bagi mereka yang berada di wilayah selatan, karena daerah pantai akan banyak orang dari luar yang datang berkunjung lalu berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Dan untuk sementara masih aman dan spining di Bali kita anggap masih valid hasilnya, walaupun demikian kita tidak boleh lengah.

Laporan : Oktavianus Saingu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini