Home / Daerah / Pagi Dilantik Jadi Camat Tastim, Malam Vinsen Moruk dan Anaknya Nyaris Pukul Sopir

Pagi Dilantik Jadi Camat Tastim, Malam Vinsen Moruk dan Anaknya Nyaris Pukul Sopir

2004 Kali dibaca
inbound4470698708222769860

Bagikan Halaman ini

Atambua, penanusantara.com – Camat Tasifeto Timur (Tastim) Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) Vinsensius Moruk pada Senin, 04 November 2019 malam nyaris memukul seorang sopir Yohanes Manek yang mengenderai mobil Inova bernomor polisi B 1717 CP.

Vinsensius Moruk tidak sendiri, dirinya bersama anaknya menggunakan mobil Inova warna putih bernomor polisi DH 1968.

Diceritakan Jon sapaan akrab Yohanes Manek, bahwa Dirinya dari arah Tastim mengendarai mobil hendak menuju ke Atambua namun sampainya di Baukoek, mobil yang dirinya kenderai di serempet oleh Mobil milik camat tersebut.

“Kami dari Tastim mau ke Atambua, sampai di Baukoek karena ada mobil juga dari arah depan saya pinggirkan mobil sampai ke pinggir jalan, mobil pak camat yang serempet mobil kami tapi kami jalan terus,” jelasnya

Dilanjutkan Jon, Dirinya tidak menyadari bahwa Mobil yang ia kenderai dikejar oleh Camat dan Anaknya hingga sampai di Jembatan Baukoek, Mobil milik pak Camat langsung menghalangi mobil yang dirinya kendarai.

“Kami tidak sadar kalau kami lagi di kejar, sampai di Jembatan Baukoek mobil pak camat halangi kami dan turun bersama anaknya lalu marah kami bahkan tunjuk-tunjuk saya dan mau pukul saya, saya bilang pak camat yang salah mobil kami yang di serempet,” ceritanya.

Tidak begitu saja, camat tersebut bahkan menyuruh saya keluar dari mobil, akhirnya Jon bersama saudaranya keluar dari mobil untuk bicarakan baik-baik.

“Kami keluar untuk bicarakan, Pak Camat teriak kalau dia itu camat, saya camat, saya camat,” ujar Jon meniru perkataan Moruk tersebut.

Di tengah bertingkai dan adu mulut dengan sopir. dan mendengar ucapan pak camat bahwa dirinya adalah camat akhirnya ada oknum TNI yang ada pada
Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut langsung memarahi camat tersebut.

“Kalau kau Camat kenapa lari mobil kencang begitu,” tanyanya kepada Camat.

Sementara pak Camat dalam keadaan mabuk minuman keras (miras).

Sementara itu, Yoseph Pito Atu yang ikut dalam mobil tersebut turun dan tidak segan-segan mengambil camera untuk merekam kejadian tersebut, disaat pengambilan gambar Anak camat berperilaku arogan dengan menegur agar tidak merekam kejadian tersebut.

“Kau ambil camera buat apa, tidak perlu rekam,” marahnya kepada Pito saat itu seperti dilansir Timordaily.com.

Sementara itu, Pito Atu yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut bahwa Camat Tasifeto Timur yang baru saja di lantik sebagai camat menunjukan sikap arogan kepada masyarakat, bahkan Pito yang menjalankan tugasnya juga di marahai dan diancam oleh anak camat.

“Saya ikut dimarahai anaknya, sampai ingin ancam karena rekam kejadian itu, saya bilang saya wartawan saya jalankan tugas saya sehingga jangan dihalangi,” ucap Pito.

Pito bahkan menyampaikan bahwa ke anaknya, kenapa ancam dirinya.

Akhirnya Camat dan anaknya langsung masuk ke mobil mereka dan memutar balik untuk melanjutkan perjalanan ke arah Tastim seraya meminta maaf.

Diketahui Vinsensius Moruk pada Senin, 04 November 2019 pagi baru saja dilantik sebagai Camat Tasifeto Timur oleh Wakil Bupati Ose Luan. (*/Ade)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini