Pelatihan PHAST, 5 Wilayah di NTT Terima Program WASH Dari MA Cross

  • Whatsapp
Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI NTT, Emanuel Passar foto bersama peserta pelatihan PHAST
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com- Pelatihan Participatory Hygien And Sanitation Transfomation (PHAST) yang digelar selama 5 (lima) hari semenjak tanggal 20 januari 2017 sampai 25 januari 2017 di Hotel Neo Aston Kupang merupakan dukungan dari Palang Merah America (PMA) yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Usai Pelatihan, Dalam kesepakatan bersama akan melaksanakan program   Water and Senitation (WASH) di lima kabupaten/kota yakni, Kota Kupang, Belu, Rote, Alor dan Sikka dengan durasi waktu kurang lebih tiga bulan berupa pengerjaan fisik.

Read More

banner 300250

Disampaikan Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI NTT, Emanuel Passar, Disepakati pada tanggal 20 sebelumnya, kegiatan ini berkembang dari sebelumnya disepakati AM Cross berupa pengalian sumur berkembang menjadi normalisasi sumur yang telah ada atau pembangunan fisik berupa bak penampung air yang mungkin di daerah masing-masing air yang telah ada tidak dikelola secara baik.

“Kesepakatan sebelumnya, AM Cross berupa pengalian sumur berkembang menjadi normalisasi sumur yang telah ada atau berupa pembangunan fisik bak penampung,” ujar Passar saat memberikan sambutan pada acara penutupan kegiatan tersebut di Hotel Aston, Rabu (25/01) kemarin.

Oleh karena itu, Passar berharap agar sekembalinya seluruh peserta pelatihan dapat membantu pelakasaan kelender kerja yang sudah tersusun serta yang sudah ada gambaran desa program masing-masing kabupaten yang memperoleh 3 desa kecuali kota kupang yang hanya memperoleh 1 desa.

Selain itu, Dikatakan Passar, Peserta pelatihan mendapatkan 1 (satu) spesialisasi dan output ilmu ini selain berguna bagi diri sendiri tentunya diharapkan dalam jangka waktu pendek ini, seluruh peserta kegiatan dapat mendukung program AM Cross.

“Dalam 3 bulan ini juga ada kegiatan promosi kebersihan dan senitasi dilingkungan desa yang target program dan juga dapat memfasilitasi program-program PHAST PMI di tengah-tengah masyarakat,” jelas pria asal maumere ini

Menurut Passar, PMI NTT nantinya dalam pelaksanaan program berperan sebagai coordinator dan penghubung antara teman-teman di kabupaten dan AM Cross.

Passar pun meyakini bahwa, Bila mana ada kendala atau sesuatu yang dihadapi di lapangan maka silahkan menghubungi markas, dan pengerjaan fisik akan dimonitori oleh PMI NTT dengan turun ke lapangan langsung.

Passar pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Fasilitator Mba Nung dari Kota Salatiga, jawa tengah dan Bli Ardip dari PMI kabupaten Bangli, Bali yang mana meskipun dalam waktu yang singkat koordinasinya namun dapat hadir ditempat pelatihan dan membagikan ilmu. (Pito)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *