Home / Daerah / Pemkab Manggarai Anggarkan 8 Milliar untuk Pemasangan Meteran Gratis

Pemkab Manggarai Anggarkan 8 Milliar untuk Pemasangan Meteran Gratis

56 Kali dibaca
IMG-20180502-WA0001

Bagikan Halaman ini

Ruteng, penanusantara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai akan alokasikan anggaran senilai 8 milliar untuk pemasangan meteran gratis bagi keluarga yang berpenghasilan rendah.

“Kita sudah mendapatkan dana hiba dari Kemeterian Keuangan, lalu dianggarkan dalam APBD kemudian digantikan oleh Kemeterian Keuangan,” jelas Bupati Deno Kamelus dalam acara HUT ke-27 PDAM Tirta Komodo melalui akun Facebook Humas dan Protokol Kabupaten Manggarai.

Menurut Kamelus bahwa Indikator untuk mengukur kinerja pembangunan, yakni, perubahan, perubahan yang terukur, dan perubahan yang terukur tersebut merupakan hasil dari perencanaan.

Dengan memakai tiga indikator tersebut, menurut Bupati Deno Kamelus, PDAM Tirta Komodo telah menunjukan kinerja yang baik dalam mendukung Visi dan Misi Kabupaten Manggarai.

“Masyarakat sudah mulai merasakan dampak kerja PDAM, yakni mulai terpenuhinya kebutuhan air. Kalau tahun 2013 sumber mata air  yang dipakai untuk kebutuhan masyarakat hanya enam belas, tahun 2017 sumber mata air sudah bertambah menjadi dua puluh tiga. Itu namanya perubahan. Kedua, Perubahan itu harus terukur. Salah satu cara untuk mengukur adalah melalui angka-angka. Dan ketiga, perubahan yg terukur itu hasil dari sebuah perencanaan. Dari ketiga ukuran itu, maka ada pembangunan pada PDAM,” jelasnya

Ia menjelaskan salah satu hasil pembangunan di PDAM Tirta Komodo adalah perolehan penghargaan nasional sebagai terbaik pertama untuk kategori pelayanan 200 ribu – 500 ribu jiwa.

Menurutnya lagi, PDAM Tirta Komodo adalah satu-satunya instansi di Kabupaten Manggarai yang mendapat predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPKP Perwakilan Provinsi NTT pada tahun 2017. Penghargaan tersebut membuat Manggarai mendapat dana hibah dari Kementerian Keuangan.

Pada kesempatan yang sama Direktur PDAM Tirta Komodo Kabupaten Manggarai Klemens Man mengatakan PDAM sudah merehabilitasi dan melakukan pembenahan infrastruktur secara total mulai dari mata air sempai kepada pelanggan.

“Sekarang kapasitas air 30 Liter perdetik dan ketika musim kemarau menjadi 17 liter perdetik. Tahun 2017, infrastruktur yang dimakan usia kita benahi semua,” jelas Klemens.

Ditambahkannya, Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui PDAM Tirta Komodo tidak tinggal diam.

“Air itu menyangkut hajat hidup orang banyak. Kalau ada kendala, kita tidak berhenti di sini. Sumber mata air (yang dikelola PDAM Tirta Komodo) ada 23 dan diharapkan tahun 2019 menjadi dua puluh lima,” tambahnya.

Klemens Man juga menjelaskan target kinerja mereka beberapa tahun ke depan, di antaranya pada tahun 2019 diharapkan jumlah masyarakat pengguna air bersih di Kabupaten Manggarai dapat mencapai angka 68 %. Untuk Kota Ruteng sendiri ditargetkan angka 97 % masyarakat yang memanfaakan air yang dikelola PDAM.

Pada perayaan peringatan HUT ke-27 PDAM Tirta Komodo Kamis 5 April 2018 itu, Bupati Manggarai menyerahkan penghargaan kepada enam pegawai PDAM yang telah bekerja selama 20 tahun lebih. Selain itu diberikan juga penghargaan kepada tiga pelanggan yang setia membayar rekening PDAM sejak tahun 1991 sampai 2017.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Manseltus Mitak, SH bersama sejumlah pimpinan OPD turut hadir pada acara tersebut.

Kons Hona, Pjto Atu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini