Home / Daerah / Pemkab Manggarai Sambangi Gereja-Gereja Di Masa Pekan Suci

Pemkab Manggarai Sambangi Gereja-Gereja Di Masa Pekan Suci

246 Kali dibaca
IMG-20180403-WA0003

Bagikan Halaman ini

Ruteng, penanusantara.com – Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus, SH, MH mengikuti rangkaian Perayaan Paskah 2018 di beberapa tempat berbeda.

Seperti yang dilansir akun Facebook Humas dan Protokol Kabupaten Manggarai, mengisahkan sejumlah rentetan kegiatan Pemkab Manggarai pada masa Paskah.

Kamis Putih dalam tradisi Kristen Khatolik untuk memperingati Perjamuan Malam terakhir Yesus Kristus bersama muridnya.

Pada kesempatan itu, jajaran Pemerintah Kabupaten Manggarai dan Bupati Deno Kamelus mengikuti Misa di Kapela Stasi Welong, Paroki Poco, Kecamatan Wae Rii.

Perayaan ekaristi mengenang perjamuan malam terakhir di Welong dimulai pukul 20.00 Wita.

Sehari setelah itu, rombongan Pemerintah Kabupaten Manggarai mengikuti Ibadat Jumat Agung di Stasi Nggorang, Paroki Reo, Kecamatan Reok.

Ibadat yang dipimpin Romo Louis Jawa itu dimulai pukul 15.00 Wita.

Sementara itu, dua perayaan suci lainnya diikuti di Kecamatan Langke Rembong.

Rombongan Pemkab Manggarai mengikuti Misa Sabtu Suci di Stasi Carep, Paroki Kumba mulai pukul 18.00 Wita.

Sedangkan, dalam mengenang kebangkitan Yesus Kristus itu atau lazim disebut Hari Raya Paskah, Bupati Manggarai beserta rombongannya mengikuti misa di Gereja Paroki Kristus Raja, Mbaumuku pada pukul 08.00 Wita.

Bupati Manggarai Deno Kamelus menjelaskan bahwa tradisi mengikuti perayaan-perayaan besar keagamaan di tempat-tempat yang berbeda telah dimulai sejak lama.

Ketika berkesempatan menyampaikan ucapan selamat kepada umat Stasi Carep pada Misa Sabtu Suci, Bupati Deno menjelaskan bahwa kehadiran pemerintah pada berbagai perayaan keagamaan adalah untuk menjawab kerinduan bertemu dan berdialog bersama masyarakat.

“Sejak tahun 2006, ketika Pak Chris Rotok menjadi Bupati dan saya menjadi Wakil, kami mendiskusikan banyak hal. Salah satunya adalah sebagai orang yang dipercayakan oleh rakyat Manggarai selalu mencari kesempatan untuk bisa bersama umat, bersama rakyat,” jelasnya

“Ada kerinduan seperti itu, dan kami yakin rakyat atau umat juga memiliki kerinduan untuk bertemu pemimpinnya,” sambung Bupati Deno Kamelus.

Menurut Bupati Deno Kamelus, sejak saat itu, ketika dirinya telah terpilih sebagai Bupati Manggarai, dia bersama Wakil Bupati Manggarai Drs. Victor Madur melanjutkan tradisi tersebut.

“Saat hari raya Natal dan Paskah bagi umat Kristiani, Ramadhan bagi umat muslim dan perayaan keagamaan lainnya, kami selalu berusaha mencari waktu untuk bisa hadir bersama umat,” kisah ketua DPD PAN Manggarai itu.

Ditambahkannya, ada berbagai pola yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai agar pertemuan langsung dengan masyarakat dapat sering dilaksanakan.

“Semangatnya sama yakni bertemu dengan masyarakat. Ada program berkantor di desa, ada kehadiran pemerintah pada berbagai acara adat, dan juga acara-acara lain,” tuturnya.

Selain berdialog, pada kesempatan-kesempatan tersebut Bupati dan Wakil Bupati Manggarai juga tak jarang menjawab langsung kebutuhan masyarakat dengan sejumlah bantuan.

Pada Paskah kali ini, di Stasi Nggorang, Pemerintah memberikan bantuan sebesar 15 juta rupiah untuk kebutuhan sound system dan laptop, sedangkan di Stasi Carep sebesar 10 juta rupiah untuk membantu pembuatan pagar.

Di dua tempat lainnya yakni di Stasi Welong dan Paroki Kristus Raja, Bupati meminta DPP dan Pastor Paroki untuk mendata kebutuhannya dan mengajukan proposal kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Kons Hona, Pito Atu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini