Home / Nasional / Pemprov NTT Tidak Peduli Rekomendasikan Kementerian LHK Soal Pulau Komodo

Pemprov NTT Tidak Peduli Rekomendasikan Kementerian LHK Soal Pulau Komodo

388 Kali dibaca
images (6)

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia melalui Tim Terpadu yang dibentuk telah merekomendasikan agar Taman Nasional Komodo (TNK) di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak ditutup.

Sebelumnya, wacana penutupan Taman Nasional Komodo, masih dalam proses kajian. Evaluasi terhadap keberadaan Taman Nasional itu harus dilakukan secara keseluruhan namun telah diputuskan untuk tidak boleh di tutup.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) justru ingin tetap melakukan penutupan sementara dan merelokasikan masyarakat di pulau tersebut.

Dikatakan, Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/9/2019) bahwa
Pemerintah provinsi NTT tetap berkomitmen untuk melakukan konservasi karena selama ini Pulau Komodo banyak sekali terjadi kerusakan ekosistem di dalamnya.

“Banyak sekali ekosistem di Pulau Komodo yang harus dibenahi. Dulu ada sungai di dalam Pulau Komodo, namun sungai itu kering karena pohon-pohon ditebang dan mata air jadi kering,” imbuhnya.

Ia menyebut, tim yang dibentuk Kementerian Lingkungan Hidup ketika turun ke lapangan, hanya melihat aspek sepihak. Tim selanjutnya merekomendasikan agar tidak boleh dilakukan relokasi dan tidak boleh ada penutupan sementara di Pulau Komodo. Semestinya, tim ini di harapkan agar sebelum turun ke Komodo, harus berdiskusi dengan pemerintah provinsi. Tetapi mereka langsung ke Labuan Bajo dan ke Komodo, untuk melakukan pengamatan di sana. Sehingga mereka tidak menangkap apa yang menjadi esensi dari maksud dan tujuan pemerintah Provinsi NTT.

Terkait hal ini, Pemprov NTT pun menyampaikan sikapnya melalui media dan akan dikirim secara resmi ke Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta.

“Saat ini kita klarifikasikan melalui media karena memang tim KLH menyampaikan hasilnya melalui media,” tandasnya.

Ade Racel

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini