Home / Daerah / Penutupan KKBM Mahasiswa UKAW, Kades Oelbiteno Minta Mahasiswa Jangan Lupa Mereka

Penutupan KKBM Mahasiswa UKAW, Kades Oelbiteno Minta Mahasiswa Jangan Lupa Mereka

689 Kali dibaca
inbound3838744436401490402

Bagikan Halaman ini

Oelamasi, penanusantara.com – Mahasiswa Universitas Kristen Artaha Wacana (UKAW) Kupang menggelar Masa Penutupan Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM), kegiatan berlangsung di Balai Desa Oelbiteno, Kecamatan Fatuleu Tengah Kabupaten Kupang pada Selasa (24/03/2020).

Kegiatan Penutupan KBPM didahulukan dengan Ibadah Syukuran Perpisahan.

Dalam sambutan Pemerintah Desa Oelbiteno mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KBPM UKAW yang telah melakukan kegiatan belajar dan pendampingan masyarakat kurang lebih 42 hari lamanya dalam melakukan pengabdian masyarakat di Desa Oelbiteno.

Ketua Kelompok KBPM UKAW tahun 2020 di Desa Oelbiteno Yohanes Rudyanto Benany mengatakan, Kegiatan KBPM ini untuk mengoptimalisasi sumber daya dalam meningkatkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan demi mensejahterkan masyarakat. dari potensi-potensi alam yang melimpah masyarakat bisa memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk memenuhi kebutuhan sehari.

Rudy sapaan akrab Yohanes Rudyanto Benani juga mengucapkan limpah terima kasih kepada Pemerintah Desa dan masyarakat yang sudah meluangkan waktu untuk membantu merealisasikan program-progam mahasiswa dan juga telah menerima pihaknya dari tanggal 14 Februari sampai 25 Maret 2020.

“Terima kasih juga untuk Ketua PKK Desa Oelbiteno yang telah mempercayakan kami membantu dalam mendampingi program-program PKK dan memberikan kami ruang dan waktu untuk membagi pikiran maupun tenaga bersama Masyarakat. dan Terima kasih kepada teman-teman KBPM yang telah mampu bekerja dalam tim dan pihak-pihak yang membantu kami dengan caranya masing-masing baik dalam bidang pendidikan, sosial, rohani,” ucapnya.

Ia juga berharap agar apa yang telah pihaknya perbuat untuk masyarakat tolong diteruskan dan jalankan sesuai prosedur, dan apabila dalam pelaksanaan program-program kurang efektif pihaknya memohon maaf.

“Dari situ lah kita sama-sama belajar saling melengkapi satu sama lain,” papar Rudy

Rudy Benani juga meminta maaf yang kepada Pemerintah Desa dan masyarakat apabila dalam aktivitas program-Program yang berjalan kurang Efektif.

Sementara itu, Kepala Desa Oelbiteno Azer Naben dalam sambutannya mengungkapkan bahwa “Dimana ada pertemuan disitu juga Ada Perpisahan”.

“Kami Pemerintah Desa mengucapkan terima kasih kepada adik-adik KBPM UKAW yang telah melakukan Kegiatan belajar dan pendampingan masyarakat di Desa Oelbiteno dan juga telah membantu kami dalam mendampingi masyarakat,” kata Naben.

Naben juga menjelaskan, Desa Oelbiteno adalah Desa model Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi NTT.

“Untuk itu kami selalu mendoakan adik-adik kembali ke Kupang dengan keadaan sehat walafiat dan dapat melanjutkan studi di UKAW Kupang, namun harapan saya kepada adik-adik jangan perna lupa kami di Oelbiteno, jika ada hal-hal yang penting berkaitan dengan pemerintahan silahkan hubungi kami untuk membantu dalam laporan adik-adik, saya percaya dan yakin suatu ketika adik-adik pasti jadi pemimpin, bisa jadi Kepala Desa seperti saya, DPRD bahkan Bupati, asalkan adik-adik tekuni dan perjuangkan apa yang menjadi cita-cita adik-adik sekalian,” pesan Azer Naben dalam sambutannya.

Kegiatan Perpisahan, Dilanjutkan dengan pemberian Cendramata dari mahasiswa kepada Kepala Desa sebagai ucapan terima kasih dan begitu juga sebaliknya dari Pemerintah Desa kepada Mahasiswa yang diwakili oleh Ketua Kelompok Yohanes Rudy Benani.

Laporan : Vegal Manek

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini