Home / Polkam / Pilgub NTT, Godaan PAN Dari Tawaran Uang Hingga Bangun Kantor

Pilgub NTT, Godaan PAN Dari Tawaran Uang Hingga Bangun Kantor

375 Kali dibaca
IMG_0320

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) tersisa beberapa bulan saja, Partai Amanat Nasional (PAN) salah satu partai yang telah menyatakan dukungan kepada Pasangan Calon Esthon L. Foenay dan Christian Rotok.

Pada Perhelatan Pilgub kali ini, PAN mendapat banyak godaan, mulai dari penawaran biaya uang yang cukup besar hingga ingin membangun kantor PAN oleh para Bakal Calon yang menginginkan dukungan Partai Berlambang Matahari ini.

Godaan itu datang bertubi-tubi dari tim sukses masing-masing calon bahkan calon sendiri.

Berbagai tawaran menggiurkan disodorkan agar PAN memalingkan dukungan ke mereka.

Diakui Wakil Sektetaris DPP PAN, Ahmad Yohan bahwa Dirinya telah menemui sebagian banyak Calon Gubernur dan dari pertemuan itu banyak penawaran yang diberikan.

Bahkan menurut Yohan, Sehari sebelum dirinya hadir di Kupang untuk menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Esthon-Christ ada Bakal Calon Gubernur yang datang menemui dirinya agar PAN mengalihkan dukugan.

“SK DPP PAN untuk Esthon-Christ sudah ada sejak 31 Oktober 2017, tetapi tidak muda juga menjaga hal ini, selama 5 bulan kita berproses, hampir setiap hari semua kandidat datang ke PAN. Bahkan tadi malam sebelum saya terbang dari jakarta ke kupang, hingga tiba pagi tadi masih juga kandidat yang ingin menemui. tapi saya tidak perlu sampaikan namanya,” jelasnya saat acara Penyerahan yang berlangsung di Hotel Cahaya Bapa, Selasa (12/12/2017)

Rasanya Pilgub kali ini Dirinya sudah menemui banyak calon.

“Tawarannya luar biasa. Kalau seandainya iman kita tidak kuat bisa saja kita jual NTT ini,” ungkapnya

Jelas Ketua DPP BM PAN ini, Ada yang tawarin Dirinya, kalau PAN mau mereka siap berapapun biaya yang diinginkan oleh PAN bahkan siap membangun kantor untuk PAN.

“Mungkin Juri Lobi ini bangga kalau dia punya uang tapi dia tidak tau kalau siapa yang dia hadapi, dia pikir PAN partai susah, jadi saya sampaikan terima kasih dan kalau kantor PAN sudah punya,” jelas Yohan

“PAN selalu berpegangan kepada keputusan PAN dan disetiap Pilkada kita hanya mendukung kader yang memiliki wawasan kebangsaan,” tambannya

Pito Atu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini