Home / Tips & Kesehatan / Pintu Masuk Kota Kupang Akan Diperketat, Pelanggar Prokes Ditindak

Pintu Masuk Kota Kupang Akan Diperketat, Pelanggar Prokes Ditindak

330 Kali dibaca
inbound7597677276218904771

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Untuk menekan angka penyebaran COVID-19 yang makin “menggila” di kota Kupang, dalam waktu dekat Pemerintah Kota Kupang akan melakukan Operasi Protokol Kesehatan Kasih (Prokeskasih).

Juru Bicara Satgas Penanganan COvid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji, di Balai Kota, Rabu (13/1/2021), mengatakan, pemerintah Kota Kupang bakal memperketat pengawasan terhadap aktifitas masuk keluar masyarakat ke Kota Kupang.

Juru Bicara Satgas Penanganan COvid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji

Juru Bicara Satgas Penanganan COvid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji

“Pengawasan dilakukan dengan memasangkan petugas di 5 pintu masuk kota, yakni Gerbang Lasiana, Baumata Penfui, Belo, Alak dan Manulai II,” ujar Ernest.

Menurutnya, petugas yang disiapkan untuk melakukan pengawasan di pintu masuk kota Kupang merupakan personil gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja, TNI dan Polri serta Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

“Para petugas akan memantau para pelintas, bagi warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan akan ditindak tegas sesuai aturan yang tertuang dalam Perwali,” tegas Ernest.

“Jika ada sopir atau kondektur yang tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker, dan lainnya maka tidak diperkenankan masuk Kota Kupang,” imbuhnya.

Selain pengawasan di pintu masuk kota, petugas juga akan melakukan operasi rutin di pusat perbelanjaan modern dan tradisional seperti mall, toko, swalayan, pasar – pasar tradisional dan juga terminal serta area publik lainnya.

“Petugas secara bergantian akan melakukan pengawasan dan himbauan serta edukasi bahi masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan,” tandas Ernest.

Dia berharap, masyarakat dapat membantu pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan, sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang makin masif di Kota Kupang. (mb/pn).

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini