Home / Polkam / PMKRI Kupang Gelar Aksi 1001 Lilin Atas Penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedhog

PMKRI Kupang Gelar Aksi 1001 Lilin Atas Penyerangan Gereja Santa Lidwina Bedhog

194 Kali dibaca
IMG-20180212-WA0114

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang menggelar aksi 10001 lilin dan seruan akan perdamaian demi terawatnya kerukunan umat beragama di Indonesia pada Senin, (12/02/18).

Aksi tersebut sebagai bentuk empati terhadap penyerangan terhadap Gereja Santa Lidwina Bedhog, Sleman Jogyakarta, kemarin 11 Februari 2018, oleh pelaku bernama Suliono. Atas tindakan brutal dan besenjata tajam, mengakibatkan empat orang terluka, salah satu di antaranya Rm. Pier, SJ.

Meyikapi peristiwa naas tersebut, PMKRI Cabang Kupang sungguh sangat tersayat hatinya. Peristiwa tersebut merupakan tamparan keras akan ancaman terorisme, sikap intoleran yang mengganggu keamanan dan ketentraman umat beragama.

Ketua PMKRI Cabang Kupang termandat, Yohaes O. Padeng, sangat menyesalkan tindakan itu.

”Saya menghimbau kepada seluruh umat Katolik di Indonesia secara khusus di NTT, agar tidak mudah terprovokasi insiden tersebut”, tuturnya.

Dia mejelasakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, terdiri dari beragam suku, ras, agama, dan budaya, sehingga semua pihak perlu berperan dalam mejaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

Sedangkan, Presidium Gerakan Masyarakat (Germas) Adrianus Oswin Goleng, ketika diwawancarai menegaskan pentingannya optimalisasi peran pihak keamanaan dalam hal ini polisi dalam melakulan tindakan preventif, agar, tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan dikemudian hari.

Selanjutnya, Koordinator Lapangan (Korlap) Emanuel Boli dalam aksi bakar 10001 lilin dan seruan orasinya mengatakan bahwa, Indonesia sedang diancam tindakan terorisme dan radikalisme.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau agar senantiasa berwaspada, terus berdoa menurut keyakinan masing-masing agar bangsa ini tercipta rasa aman, damai, rukun dan tentram.

Dalam aksi bakar 10001 lilin tersebut, turut berpartisipasi masyarakat Kota Kupang yang sedang melintas, menghentikan perjalanannya sejenak, membakar lilin dan berdoa bersama.

Soman, Pito Atu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini