Home / Daerah / Porprov NTT 2018, Para Atlet Manggarai Raih 47 Medali

Porprov NTT 2018, Para Atlet Manggarai Raih 47 Medali

196 Kali dibaca
IMG_20180918_204956

Bagikan Halaman ini

Ruteng, penanusantara.com – Di ajang Pekan Olahraga (Porprov) NTT 2018 atlet-atlet Kabupaten Manggarai meraih 47 medali.

Kegiatan Porprov yang dilaksanakan di Kupang ibukota Propinsi NTT, pada tanggal 10-16 September 2018. KONI Manggarai mengutus 69 atlet dari berbagai cabang olahraga.

Para  atlet kabupaten Manggarai memiliki catatan sejarah di ajang Porprov kali ini. Mereka berhasil menyumbangkan 12 medali emas, 7 perak dan 28 perunggu.

Akumulasi perolehan medali tersebut menghantarkan atlet-atlet kabupaten Manggarai mendapatkan peringkat ke 5 besar Tingkat propinsi NTT.

Ketua KONI Kabupaten Manggarai Martinus Apri Laturake melaporkan hal itu kepada Bupati Manggarai DR. Deno Kamelus, SH, MH, Senin,17 September 2018 di Aula Nuca Lale.

Prestasi yang telah diraih itu, Bupati Manggarai merasa bangga.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Manggarai, saya mengucapkan terima kasih atas seluruh kerja keras yang kalian tunjukkan,” ungkap Deno Kamelus dalam sambutannya.

Bukan hanya kepada para atlet penyumbang medali, Bupati menyampaikan rasa bangganya pada seluruh kontingen Kabupaten Manggarai pada Porprov 2018.

Ia mengatakan olahraga bukan hanya mencari medali tetapi juga pembinaan karakter.

“Olahraga menjadikan setiap pribadi menjadi lebih sportif, sehat, dan menjadi pribadi yang luhur serta berkarakter baik. Catatan prestasi ini sekaligus menjelaskan bahwa hasil tidak pernah mengkianati proses,” cetusnya

Menurut Bupati Deno Kamelus, setiap atlet telah mendapatkan pengakuan itu, dan karakter baik yang telah dimiliki saat ini harus dibawa ke lingkungan hidup masing-masing.

“Saya bangga atas apa yang telah kalian lakukan. Saya bangga bahwa dari cabang olahraga tarung derajat yang baru pertama kali kita ikutkan dalam Porprov, bisa langsung mempersembahkan emas. Kita bangga pada semua kerja keras para atlet, ofisial, dan pelatih dengan prestasi yang telah diraih. Anggaran yang dikeluarkan oleh daerah ini tidak sia-sia. Terima kasih kepada koni dan para atlet untuk mengharumkan daerah ini. Ke depan harus tetap konsisten,” papar Bupati Manggarai.

Ketua Harian KONI Kabupaten Manggarai Martinus Apri Laturake, SH menjelaskan bahwa posisi lima besar yang diraih kontingen Kabupaten Manggarai telah sesuai dengan target.

Ia berkisah pada tahun 2018 ini Kabupaten Manggarai adalah peserta Porprov NTT dengan jumlah kontingen terkecil.

“Kita mengirimkan atlet yang bisa mendapatkan mendali. Tinju hanya dua atlet dan keduanya mendapat emas dan perunggu. Atlet kita juga mendapat perhatian dari KONI Provinsi NTT. Satu atlet tarung derajat dan satu atlet taekwondo langsung terpilih untuk mengikuti PON di Papua nanti. Terima kasih kepada Bupati Manggarai yang terus mendorong dan mendukung kerja-kerja KONI,”ungkap Apri

Sementara itu, atlet tinju penyumbang medali emas, Aventinus Gonsales Wangku mengaku berbangga bisa menorehkan hasil positif pada tahun ini.

“Tahun 2015 saya mengikuti iven Pra-PON di Kupang. Hanya dapat medali perunggu. Tahun ini dapat emas. Saya bangga bisa meraih penghargaan ini,” tutur Aventinus yang sehari-hari bekerja di Toko Nugi Indah Ruteng.

Selain Aventinus, medali yang dipersembahkan kontingen Manggarai berasal dari dari enam cabang olah raga, yaitu tinju, sepak takraw, taekwondo, atletik, tarung derajat dan kempo. Medali emas terbanyak dipersembahkan oleh cabor kempo yakni sebanyak tujuh medali emas.

Untuk diketahui tambahan bonus kepada para atlet; peraih emas mendapat Rp. 1.000.000,- perak sebesar Rp. 750.000,- dan perunggu Rp. 500.000,-. (Kons Hona, Tim Humaspro Manggarai)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini