Home / Dunia / Selain 2.500 Masker DPRD Belu Nini Atok Juga Bagikan 100 Ember Cuci Tangan Cegah Penyebaran Covid-19

Selain 2.500 Masker DPRD Belu Nini Atok Juga Bagikan 100 Ember Cuci Tangan Cegah Penyebaran Covid-19

158 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

Atambua, penanusantara.com – Anggota DPRD Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) Nini Wendelina Atok membagikan 2.500 masker secara gratis kepada masyarakat Tasifeto Barat (Tasbar), selain itu Nini sapaan akrab juga membagikan ember cuci tangan dan sabun sebanyak 100 ember.

Upaya yang dilakukan Politisi berlambang Matahari ini untuk mencegah penyebaran wabah corona di Kabupaten Belu.

Bagi Nini mencegah penyebaran virus coroba harus menjadi concern semua kalangan.

Ia bersama relawannya membagikan masker di Tugu Seroja, Halilulik dan Pasar Hailulik Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu pada Rabu, 08 April 2020 pagi kemarin.

Sedangkan, Ember dan sabun dibagikan ke Puskesmas Raimanuk, Puskesmas Rafae, Kantor Desa Rafae, Gereja Katolik Lebur, Gereja Protestan, Polsek Tasifeto Barat, Kormil Tasifeto Barat dan Gereja Paroki Hailulik, Rumah Sakit Hailulik.

Meskipun semua lokasi belum dibagikan semua, Nini optimis usai perayaan paskah dirinya akan melanjutkan bagikan masker dan ember yang telah ada.

Pantauan media ini, kurang lebih belasan relawan bersama Nini Atok yang mengenakan baju kaos putih bertulis “Kawan Nini Atok, Sukses melawan Corona adalah melakukan upaya JAGA Jarak, tidak saling bertemu, tidak berkumpul atau Social Distancing Measure, LAWAN Corona cukup dengan NANOK IHA UMA.

Nini mengaku dirinya mempersiapkan 2.500 masker yang di pesan dari para UKM dan 100 ember cuci tangan.

Wanita berusia 23 tahun ini ingin warga Tasifeto Barat dan sekitarnya menggunakan masker.

“Maka dari itu marilah kita sama-sama peduli dengan sekitar. Masker ini kami bagikan kepada khususnya para pengguna jalan dan warga sekitar yang membutuhkan, sedangkan ember dan sabun cuci tangan kita bagikan ke Puskesmas dan rumah-rumah ibadah,” katanya.

Dijelaskan Nini, Sejak meluasnya wabah virus corona di Indonesia, kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) terus meningkat. Hal ini menyebabkan kelangkaan dan naiknya harga jual APD, seperti masker di sejumlah toko menjadi 3 sampai 4 kali lipat sehingga dirinya sebagai perwakilan dari masyarakat wajib untuk membantu sesama.

Dirinya berharap agar masker yang dibagikan dapat di manfaatkan sebaik-baiknya karena saat ini masker merupakan salah satu APD yang kini dianjurkan oleh pemerintah untuk digunakan.

Selain itu, sulitnya masyarakat mencari masker di pasaran maupun di apotek, langkahnya membagikan masker dapat mengurangi penyebaran virus Corona khususnya di Kabupaten Belu.

Nini mengaku, Aksi sosial yang diselenggarakan atas bantuan dari semua pihak diantaranya dari Anggota DPD RI asal NTT Angelo Wako Kako, Komunitas Kawan Awang, Maria Yosefa Ona Bete (Pengusaha asal Atambua di Bali), Orang Muda Katolik (OMK) Laletehedan. mereka membantu dengan cara masing-masing.

“Mudah mudahan apa yang diperbuat oleh Pihaknya ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, inipun bagian dari pada ucapan terima kasih kepada masyarakat, karena telah mempercayakan dirinya mewakili masyarakat di Parlemen,” ujar Nini.

Aksi melawan virus Corona, Nini menambahkan, akan terus berupaya yang terbaik.

Ia juga menghimbau, kepada masyarakat agar dapat mengikuti arahan dari Pemerintah Kabupaten Belu maupun dinas terkait.

“Masyarakat agar lebih berhati-hati, ikuti tata cara dari Dinkes, sering cuci tangan dan menjalani pola hidup yang bersih dan sementara ini lebih banyak berada dalam rumah,” imbau Nini.

Sementara semua pihak yang menerima bantuan berupa masker gratis dan ember menyampaikan terima kasih. seperti halnya yang dikatakan Kepala Puskesmas Raimanuk.

“Banyak pihak baik itu dari Pemerintah sendiri bahkan dari luar Pemerintah yang telah memyumbangkan bantuan dalam penanganan Virus Covid-19, seperti hari ini oleh Ibu Nini selaku Anggota DPRD Belu, kami sampaikan terima kasih,” ucapnya. (tim)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini