Home / Pendidikan / Suster Margareta Merasa Bangga Mendapat Kunjungan Dari HIMPAK Kupang

Suster Margareta Merasa Bangga Mendapat Kunjungan Dari HIMPAK Kupang

308 Kali dibaca
IMG-20181218-WA0000

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Dies Natalis HIMPAK Kupang ke – 8 berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini Panti Asuhan Bakti Luhur menjadi tempat kunjungannya.

Puluhan mahasiswa/i yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Pelajar Asal Kelubagolit (HIMPAK) Kupang berdatangan ke Panti Asuhan Bakti Luhur bertempat di Kelurahan Sikumana – kupang.

Anggota HIMPAK Kupang disambut dengan baik oleh pengelola panti, suster Margareta Sukarto dan anak-anak panti asuhan.

“Kami sangat berterimakasih dan merasa bangga mendapat kunjungan dari teman-teman HIMPAK. Ini menambah motivasi untuk adik-adik disini. Kami mendapatkan keluarga baru hari ini,” ucap Margareta.

Dia berharap kegiatan kunjungan ini bisa rutin dilakukan setiap tahun sebagai wujud kepedulian pelajar atau mahasiswa terhadap sesama yang membutuhkan.

“Meskipun berbagai kesederhanaan, kami berharap uluran tangan dari semua pihak karena anak-anak panti asuhan ini sangat membutuhkan kasih sayang dan cinta dari semua pihak,” ucapannya.

Ina Foni Tokan dipercayakan menjadi koordinator aksi sosial mengatakan, aksi sosial itu dalam rangka merayakan Dies Natalis HIMPAK Kupang ke-8 pada 18 Desember 2018.

HIMPAK Kupang memberi sumbangan berupa sembako bagi anak-anak panti asuhan serta menghimbau agar seluruh pelajar mahasiswa asal Kecamatan Kelubagolit selalu menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan uluran tangan. Semoga bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan.

Sementara ketua umum HIMPAK Kupang periode 2018/2019, Lukas Roman Nama, memaparkan tujuan berkunjung ke Panti Asuhan, menanamkan nilai kepada anak-anak panti kebersamaan dan pentingnya berbagi dengan sesama sehingga dapat menjadikan mereka pribadi yang lebih baik.

Roman nama, sapaan akrab Ronald berharap adik – adik panti status penyandang distabilitas atau berkebutuhan khusus tetap semangat menjalani hidup.

“Saya mendoakan semoga para suster serta pengasuh selalu dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa dalam berbagai keterbatasan dan ketulusan mengasuh,” ungkapnya. (*/Pito)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini