Theo Manek Apresiasi Hadirnya LVRI di Belu, Membantu Ekonomi Masyarakat

  • Whatsapp
banner 468x60

Atambua, penanusantara.com – Anggota DPRD Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur Theodorus Seran Tefa mengapresiasi kehadiran Legiun Veteran Republik Indonesia atau LVRI di Kabupaten Belu.

Hal ini disampaikan Politisi Partai Golkar saat menerima Francisco Bessi selaku kuasa hukum Macab LVRI NTT, Macab LVRI Belu dan Malaka di ruang kerja Ketua DPRD Belu, Senin, 06 April 2020. kehadiran Francisko didampingi Sekretaris Macab LVRI NTT Nikolaus Dawi, Ketua LVRI Belu Stefanus Atok Bau dan Ketua Macab LVRI Malaka Daniel Seran.

Read More

banner 300250

Menurut Theo Manek sapaan akrab Theodorus Seran Tefa, Pihaknya memberikan apresiasi kepada Franscico yang telah melakukan advokasi dan menemukan kebenaran soal Lembaga LVRI ini.

“Oleh karena itu, kalau pak Francisco melakukan advokasi dan menemukan kebenaran soal Lembaga ini kita beri apresiasi, Veteran yang di pimpin oleh Bapak Fanus (Stefanus Atok Bau.red),” katanya.

Disampaikan Theo, Selama ini memang sudah diketahui bahwa Fanus (Stefanus Atok Bau.red) memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.

“Dengan merekrut sekian banyak orang dengan resmi menjadi anggota veteran ini sangat membantu, kita memberikan apresiasi,” ujarnya.

Selain itu, Dijelaskan Theo, Stefanus Atok telah membantu menekankan kondisi ekonomi masyarakat.

Sedangkan maraknya Lembaga-lembaga yang hadir selain LVRI, Manek meminta ketegasan dari Pemerintah Pusat.

“Dengan adanya lembaga-lembaga ini harus ada ketegasan dari Pemerintah Pusat,” tegasnya.

Hal lain disampaikan Wakil ketua DPRD Cyprianus Temu bahwa sejauh ini banyak informasi yang didapatkan di masyarakat tentang polemik veteran palsu dan adanya calo yang memungut sejumlah uang untuk mengurus administrasi keanggotaan veteran.

“Sebagai wakil rakyat kami berterima kasih karena telah diberitahu bahwa LVRI adalah satu-satunya organisasi yang sah dan diakui negara yang menaungi para veteran. Dokumen-dokumen yang diserahkan akan kami pelajari dan jika ada pihak lain yang datang mengadukan terkait persoalan yang menyangkut veteran akan kami lihat kembali keabsahan mereka, sehingga tidak lagi meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya saat beraudiensi dengan dengan Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Junior yang didampingi Wakil Ketua DPRD Cyprianus Temu dan beberapa anggota DPRD Belu, Fransisko Bessie menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang No. 15 Tahun 2012 Tentang Veteran RI khususnya BAB VI tentang Legiun Veteran Rebuplik Indonesia Pasal 18 angka (2) yaitu : “Legiun Veteran Republik Indonesia merupakan satu-satunya wadah dan sarana perjuangan bagi segenap Veteran Rebuplik Indonesia”, dan Keputusan Presiden RI No. 27 Tahun 2013 Tentang Pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Legiun Veteran Indonesia.

Untuk itu Sisko meminta agar anggota DPRD sebagai wakil rakyat dapat memberikan informasi ataupun penjelasan yang benar tentang organisasi mana yang diakui negara untuk menaungi veteran dan siapa saja para pengurus yang sah.

“Informasi yang kami dapat ada oknum-oknum yang merekrut calon-calon veteran dengan embel-embel meminta sejumlah biaya. Namun setelah itu tidak ada kejelasan nasib orang-orang yang direkrut karena memang oknum-oknum tersebut bukanlah pengurus asli LVRI yang diberi mandat oleh undang-undang untuk merekrut calon veteran,” tegas Sisko. (Tim)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *