Home / Daerah / Tim Dokter Bedah Australia Sambangi Kantor Bupati Manggarai

Tim Dokter Bedah Australia Sambangi Kantor Bupati Manggarai

57 Kali dibaca
IMG-20180812-WA0052

Bagikan Halaman ini

Ruteng, penanusantara.com – Perhimpunan Dokter Bedah dari Austaralia sambangi kantor Bupati Manggarai Jumat, 10 Agustus 2018.

Para Dokter yang tergabung dalam Overseas Specialist Surgical Association of Australia (OSSAA) tiba di kantor Bupati Manggarai pada pukul 12.59. Kehadiran mereka di sambut secara meriah oleh Bupati Manggarai Dr. Deno Kamelus,SH.MH.

Tim dokter bedah tersebut terdiri dari tuju orang yakni dua orang dokter bedah plastik, dua orang dokter anestesi, dan dua orang perawat, didampingi seorang koordinator.

Pada Pukul 13.00 Wita bertempat di Aula Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai diadakan pertemuan yang begitu alot.

Pada kesempatan itu, Bupati Manggarai didampingi Wakil Bupati Manggarai Drs. Victor Madur.

Disaat itu, tim dokter bedah memaparkan proses pelaksanaan program pelayanan operasi plastik dan rekonstruksi kepada penderita bibir sumbing dan palatum (langit-langit mulut), luka bakar, dan pembedahan lainnya.

Kegiatan pelayanan tersebut telah dilaksanakan selama sepekan dari tanggal 4 -10 Agustus 2018 di Rumah Sakit St. Rafael Cancar, Kabupaten Manggarai.

Dalam laporan mereka menjelaskan bahwa pasien yang telah sukses menjalani pembedahan berjumlah 59 orang dan 113 pasien lainnya melakukan konsultasi.

Menanggapi hal itu, Bupati Deno menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Manggarai serta pasien, kami menyampaikan terima kasih. Ini adalah kerja kemanusiaan. Kami merasa dibantu dengan kehadiran para dokter dari Australia ini,” cetusnya.

Ia menjelaskan bahwa dokter spesialis bedah yang ada di Manggarai sangat terbatas, baik dokter bedah umum maupun bedah plastik.

Mantan dosen Nusa Cendana itu berharap agar kerjasama tersebut terus dilanjutkan.

“Saya berharap agar kerja sama yang dimulai sejak tahun 1993 ini akan terus berlanjut. Kalau ada upaya yang kita lakukan untuk mempercepat proses, termasuk kontak antara Bupati dengan para dokter lewat email, akan kita laksanakan. Karena ini kerja kemanusiaan,” tuturnya.

Ditambahkannya, “Kepada para Suster di St. Damian Cancar, saya berharap akan memberikan masukan untuk mempersiapkan dengan baik supaya berjalan dengan efektif.”

Sementara pemimpin rombongan dr. Mark, menyampaikan rasa bangga karena sudah membantu para pasien di Manggarai.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa selain melakukan bedah khusus kepada pasien, kehadiran para dokter dari Australia ini juga bertujuan memberikan pengajaran kepada para tenaga medis. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keahlian para tenaga medis lokal untuk dapat melayani pasien-pasien dengan keterbatasan
fisik.

“Kunjungan kami ini bukan semata kemanusian tapi juga mentransfer ilmu kepada dokter muda, fisioterapi untuk saling membantu dan mendukung. Karena itu hal ini merupakan suatu kebanggan bagi kami bisa membantu di Manggarai terutama di Cancar. Saya pribadi sudah 20 kali berkunjung di Cancar,” jelas dr. Mark.

Pimpinan Rumah Sakit St. Rafael Cancar, Suster Franseline S.SPs dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas dukungan dari pemerintah terkait kehadiran para dokter ahli bedah dari Australia.

Menurut dia, dukungan tersebut berupa bantuan obat-obatan dan tenaga postoperatif yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai.

“Kami telah mendapatkan bantuan obat-obatan dan tenaga postoperatif dari dinas kesehatan. Karena itu Kami menyampaikan terima kasih atas semua penerimaan dan keterbukaan dari Pemerintah Kabupaten Manggarai,” kata dia diakhir sambutannya.

Kons Hona, Pito Atu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini