UPG 1945 adakan Sosialisasi Pendidikan di Desa Sahraen

  • Whatsapp
banner 468x60

Oelmasi, penanusantara.com- Akibat Masih minimnya angka Pendidikan di Nusa Tenggara Timur. Universitas Persatuan Guru 1945 (UPG 1945) mengadakan kegiatan Gerakan Sosial Peduli Pendidikan Di Desa Sahraen Kecamatan Amarasi Selatan Kabupaten Kupang kamis(29/6/17).

Kegiatan tersebut di terima langsung oleh Kepala Desa Sahraen Kefas Runesi di Aula Kantor Desa Sahraen kecamatan Amarasi selatan. Ketua Tim Gerakan Sosial Peduli Pendidikan sekaligus Ketua Program Studi Sejarah Universitas Persatuan Guru 1945 Melky Lalay S,pd. M,pd saat di wawancarai mengatakan dalam kegiatan tersebut terdiri dari seratus orang peserta dari dua program studi yakni program studi Sejarah dan Bahasa inggris beserta delapan orang Dosen dan pegawai Universitas.

Read More

banner 300250

“Kami adakan kegiatan di Desa Sahraen ini, karna Desa tersebut masih jauh dari jangkauan Pendidikan, tapi partisipasi Masyarakat mengenai pendidikan sangat tinggi, sehingga kami membuat kegiatan tersebut agar bisa membantu menumbuhkan rasa semangat masyarakat terkhususnya siswa-siswi yang ada agar tetap semangat memperjuangkan pentingnya berpendidikan,” kata Lalay.

Sambungnya, “Kegiatan ini sudah berlangsung dua tahap yakni di Ende, Nagekeo, lanjut Bajawa dan tahap yang kedua ini di pulau timor,”

Sementara itu Kepala Desa Sahraen Kefas Runesi saat di mintai keterangan mengatakan sangat berterimakasi karena kegiatan tersebut sangat membantu Desa Sahraen dalam hal pendidikan.

“Kami sangat berterima kasih pada Universitas Persatuan Guru 1945 karena dengan program tersebut anak-anak di Desa Sahraen bisa punya semangat untuk belajar demi meraih masa depan yang lebih baik,” pinta Runesi.

Lanjutnya “Desa kami masi tertinggal, jadi dengan program bantuan tersebut walaupun cuma satu buku tulis dan sebuah alat tulis anak-anak kami sudah sangat terbantu dengan hal ini dan tidak kalah dengan anak-anak yang ada di kota,”

Saat di singgung mengenai kisruh di tubuh Universitas Persatuan Guru 1945 atau yang dulu lebih di kenal dengan nama Universitas PGRI NTT. Beliau tidak mempedulikan hal tersebut karena semua orang pasti punya masalah tapi yang dilihat cara membangun di tengah-tengah masyarakat.

“Hari ini, Universitas Persatuan Guru 1945 sudah sangat membantu kami, walaupun sedikit tapi sudah sangat membantu beban kami, semoga kegiatan ini terus di kembangkan demi membangun bumi Flobamora. Dan semoga kegiatan tersebut juga dapat membuat Universitas lainnya bisa seperti ini,” tegas Runesi.

Yapi Manuleus, Pito Atu

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *